Sampel:
4 uji klinis acak (total 312 pasien) yang membandingkan Ginkgo biloba plus obat antiepilepsi standar versus plasebo plus obat standar
Dosis/Durasi:
Dosis 120–240 mg/hari selama 8–24 minggu (variasi antar studi)
Temuan:
Meta-analisis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam penurunan frekuensi kejang antara kelompok Ginkgo dan plasebo (RR=1,02, 95% CI 0,91–1,14). Namun, terdapat peningkatan risiko efek samping gastrointestinal ringan pada kelompok Ginkgo (RR=1,8, p=0,04).