Sampel:
21 studi (in vitro, in vivo, dan klinis) yang memenuhi kriteria inklusi
Dosis/Durasi:
Bervariasi antar studi, ekstrak cengkeh 250-3000 mg/hari pada manusia
Temuan:
Cengkeh dan senyawa aktifnya (eugenol, asam galat, flavonoid) menunjukkan efek antidiabetes melalui mekanisme peningkatan sekresi insulin, penghambatan α-glukosidase, dan aktivitas antioksidan. Studi klinis masih terbatas namun menjanjikan.