Pare untuk Diabetes

Pare (Momordica charantia) untuk Diabetes, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi dan Keamanan Pare (Momordica charantia) pada Diabetes Melitus Tipe 2: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 studi terkontrol acak dengan total 500 pasien diabetes tipe 2 (usia 30–70 tahun)
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi 500–2000 mg/hari ekstrak pare (kapsul atau jus) selama 4–12 minggu.
    Temuan:
    Pare secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah puasa (rata-rata -18 mg/dL) dan HbA1c (-0,45%) dibandingkan plasebo. Efek samping ringan seperti gangguan gastrointestinal dilaporkan pada 12% partisipan.
  2. Pengaruh Ekstrak Pare terhadap Kadar Gula Darah Puasa dan HbA1c pada Pasien Diabetes Tipe 2: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien diabetes tipe 2 (30 kelompok intervensi, 30 kelompok kontrol plasebo) dengan kadar HbA1c 7–10%
    Dosis/Durasi:
    1000 mg ekstrak pare (standar 5% charantin) per hari dalam bentuk kapsul, selama 12 minggu.
    Temuan:
    Kelompok intervensi mengalami penurunan signifikan glukosa darah puasa sebesar 20 mg/dL dan HbA1c sebesar 0,5% setelah 12 minggu. Tidak ada perbedaan signifikan pada profil lipid.
  3. Tinjauan Sistematis Efek Pare pada Kontrol Glikemik pada Diabetes Melitus Tipe 2

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    12 studi (8 RCT, 4 studi kuasi-eksperimental) dengan total 800 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    Dosis 500–3000 mg/hari ekstrak pare, durasi 4–24 minggu.
    Temuan:
    Mayoritas studi melaporkan efek hipoglikemik pare, namun kualitas metodologi bervariasi. Dosis efektif berkisar 500–3000 mg/hari, dan durasi minimal 4 minggu diperlukan untuk hasil optimal.
  4. Perbandingan Efek Pare dan Metformin pada Pasien Diabetes Tipe 2 Baru Terdiagnosis

    Tahun:
    2016
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 pasien baru terdiagnosis diabetes tipe 2 (40 kelompok pare, 40 kelompok metformin), usia 40–65 tahun
    Dosis/Durasi:
    2000 mg ekstrak pare/hari (kapsul) vs metformin 500 mg/hari, selama 8 minggu.
    Temuan:
    Pare (2000 mg/hari) menunjukkan penurunan glukosa darah puasa yang setara dengan metformin 500 mg/hari setelah 8 minggu, dengan toleransi gastrointestinal yang lebih baik.
  5. Efek Konsumsi Buah Pare Segar terhadap Profil Glukosa pada Individu Prediabetes

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 individu prediabetes (glukosa puasa 100–125 mg/dL) dibagi secara acak menjadi dua kelompok
    Dosis/Durasi:
    100 gram buah pare segar (dikonsumsi sebagai jus atau dimasak ringan) setiap hari, selama 4 minggu.
    Temuan:
    Konsumsi 100 gram pare segar setiap hari selama 4 minggu menurunkan glukosa darah postprandial 2 jam sebesar 25 mg/dL dan meningkatkan sensitivitas insulin.
  6. Meta-Analisis Efek Pare terhadap HbA1c pada Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    10 studi terkontrol acak dengan total 650 pasien diabetes tipe 2 (HbA1c baseline 7,5–9%)
    Dosis/Durasi:
    Dosis 500–2000 mg/hari ekstrak pare, durasi 8–16 minggu.
    Temuan:
    Pare menurunkan HbA1c rata-rata sebesar 0,4% (95% CI -0,6 hingga -0,2) dibandingkan kontrol. Efek lebih nyata pada studi dengan dosis ≥1500 mg/hari dan durasi ≥12 minggu.


Cari: