Sampel:
Isolat klinis Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, dan Staphylococcus aureus (total 20 isolat)
Dosis/Durasi:
Konsentrasi ekstrak 25, 50, dan 100 mg/mL; durasi inkubasi 24 jam
Temuan:
Ekstrak etanol rimpang lengkuas menunjukkan aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat 12–18 mm pada konsentrasi 50 mg/mL. Efek paling kuat terlihat terhadap S. pneumoniae, mendukung potensi penggunaannya sebagai agen antimikroba pada infeksi saluran napas seperti bronkitis.