Sampel:
15 studi (in vitro, in vivo, dan klinis awal) yang memenuhi kriteria inklusi
Dosis/Durasi:
Bervariasi antar studi (100–400 mg/kg pada hewan, belum ada dosis manusia terstandar)
Temuan:
Bukti dari 12 studi in vivo dan 3 studi in vitro menunjukkan kencur memiliki efek antiinflamasi, antimikroba, dan ekspektoran yang mendukung penggunaannya pada bronkitis. Namun, belum ada uji klinis acak terkontrol pada manusia sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.