Sambiloto untuk Bronkitis

Sambiloto (Andrographis paniculata) untuk Bronkitis, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Andrographis paniculata dalam pengobatan infeksi saluran pernapasan atas: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2004
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 studi dengan total 896 pasien dengan infeksi saluran pernapasan atas, termasuk bronkitis
    Dosis/Durasi:
    60 mg andrographolide per hari selama 5-10 hari
    Temuan:
    Ekstrak Andrographis paniculata secara signifikan mengurangi gejala infeksi saluran pernapasan atas, termasuk batuk dan dahak pada bronkitis, dibandingkan plasebo. Meta-analisis menunjukkan efek yang konsisten dengan risiko efek samping yang rendah.
  2. Uji klinis acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo dari ekstrak Andrographis paniculata (Kan Jang) dalam pengobatan infeksi saluran pernapasan atas akut

    Tahun:
    2000
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    107 pasien dengan infeksi saluran pernapasan atas akut, termasuk bronkitis
    Dosis/Durasi:
    3 tablet (masing-masing 50 mg ekstrak) tiga kali sehari selama 5 hari
    Temuan:
    Kan Jang secara signifikan memperbaiki gejala batuk, dahak, dan sakit tenggorokan dalam 3-5 hari dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  3. Evaluasi klinis acak tersamar ganda terkontrol plasebo dari ekstrak Andrographis paniculata (Androgra) dalam pengobatan infeksi saluran pernapasan atas akut

    Tahun:
    2010
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    223 pasien dengan infeksi saluran pernapasan atas akut, termasuk bronkitis
    Dosis/Durasi:
    200 mg ekstrak (30 mg andrographolide) tiga kali sehari selama 5 hari
    Temuan:
    Androgra efektif dalam mengurangi keparahan gejala batuk dan dahak secara signifikan dibandingkan plasebo pada hari ke-3 dan ke-5. Tolerabilitas baik dengan efek samping minimal.
  4. Andrographis paniculata untuk pengobatan infeksi saluran pernapasan atas: sebuah tinjauan sistematis

    Tahun:
    2006
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    5 studi dengan total 596 pasien dengan infeksi saluran pernapasan atas, termasuk bronkitis
    Dosis/Durasi:
    60-120 mg andrographolide per hari selama 3-10 hari (bervariasi antar studi)
    Temuan:
    Tinjauan sistematis menyimpulkan bahwa Andrographis paniculata efektif dalam mengurangi gejala URTI, termasuk bronkitis, dengan bukti yang cukup kuat. Profil keamanan baik dengan efek samping ringan.
  5. Uji terkontrol plasebo tersamar ganda dari kombinasi tetap Andrographis paniculata (Kan Jang) dalam pengobatan infeksi saluran pernapasan atas akut termasuk bronkitis

    Tahun:
    2002
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    158 pasien dengan infeksi saluran pernapasan atas akut, termasuk bronkitis
    Dosis/Durasi:
    2 tablet tiga kali sehari selama 5 hari (setara 60 mg andrographolide/hari)
    Temuan:
    Kan Jang secara signifikan memperbaiki gejala batuk, nyeri tenggorokan, dan rhinorrhea dalam 5 hari. Efek lebih cepat dibandingkan plasebo dengan toleransi yang baik.
  6. Andrographis paniculata dan komponen aktifnya andrographolide untuk pengobatan infeksi pernapasan: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    12 studi (termasuk RCT) dengan total lebih dari 1.200 pasien dengan infeksi pernapasan, termasuk bronkitis
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, umumnya 60-120 mg andrographolide per hari selama 5-14 hari
    Temuan:
    Andrographis paniculata dan andrographolide efektif dalam mengurangi gejala infeksi pernapasan, termasuk bronkitis, melalui efek antiinflamasi dan antivirus. Tinjauan mendukung penggunaannya sebagai terapi komplementer.


Cari: