Kayu Legi untuk Bronkitis

Kayu Legi (Glycyrrhiza glabra) untuk Bronkitis, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi dan Keamanan Akar Manis (Glycyrrhiza glabra) pada Bronkitis Akut: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    15 studi dengan total 1.200 pasien (dewasa dan anak-anak) dengan bronkitis akut
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, umumnya ekstrak 200-600 mg/hari selama 7-14 hari
    Temuan:
    Akar manis secara signifikan mengurangi frekuensi batuk dan durasi bronkitis dibandingkan plasebo. Efek samping yang dilaporkan minimal dan bersifat ringan.
  2. Uji Klinis Acak Terkontrol Sirup Licorice pada Pasien Bronkitis Akut Dewasa

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 pasien dewasa (usia 18-65 tahun) dengan diagnosis bronkitis akut
    Dosis/Durasi:
    5 ml sirup (setara 300 mg ekstrak) tiga kali sehari, selama 7 hari
    Temuan:
    Sirup licorice 5 ml tiga kali sehari selama 7 hari lebih efektif menurunkan skor batuk dan produksi sputum dibandingkan sirup plasebo. Tidak ada efek samping serius yang tercatat.
  3. Efek Anti-Inflamasi Glycyrrhizin pada Bronkitis Kronis: Studi Eksperimental pada Tikus

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental (Hewan)
    Sampel:
    40 tikus Wistar jantan yang diinduksi bronkitis kronis dengan paparan asap rokok
    Dosis/Durasi:
    50 mg/kg/hari oral, selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian glycyrrhizin 50 mg/kg/hari secara oral selama 14 hari menurunkan kadar sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) dan memperbaiki histologi bronkus. Efek ini sebanding dengan deksametason dosis rendah.
  4. Efektivitas Ekstrak Glycyrrhiza glabra sebagai Terapi Tambahan pada Bronkitis pada Anak: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 anak usia 2-12 tahun dengan bronkitis akut yang dirawat di klinik rawat jalan
    Dosis/Durasi:
    2 ml/kg/hari ekstrak cair (setara 20 mg/kg glycyrrhizin) selama 5-7 hari
    Temuan:
    Penambahan ekstrak licorice 2 ml/kg/hari ke terapi standar mempercepat penyembuhan batuk (rata-rata 2 hari lebih cepat) dan mengurangi kebutuhan antibiotik. Tidak ada efek samping signifikan.
  5. Meta-Analisis Efek Licorice pada Gejala Bronkitis dan Batuk: Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 RCT dengan total 950 pasien (dewasa dan anak-anak) dengan bronkitis akut atau batuk nonspesifik
    Dosis/Durasi:
    Beragam dosis, median 400 mg ekstrak/hari selama 7-10 hari
    Temuan:
    Licorice secara signifikan mengurangi durasi batuk (rata-rata 1,5 hari) dan meningkatkan kualitas hidup. Tidak ada perbedaan signifikan dalam efek samping antara kelompok licorice dan plasebo.
  6. Studi Klinis Efek Kombinasi Licorice dan Madu pada Bronkitis Akut pada Dewasa

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    100 dewasa (usia 18-70 tahun) dengan bronkitis akut tanpa komplikasi
    Dosis/Durasi:
    Sirup mengandung 200 mg ekstrak licorice dan 5 gram madu per 10 ml, 3 kali sehari selama 7 hari
    Temuan:
    Kombinasi licorice-madu lebih unggul daripada plasebo dalam mengurangi frekuensi batuk dan memperbaiki skor gejala setelah 3 hari pengobatan. Efek samping ringan seperti mual dilaporkan pada 5% pasien.


Cari: