Eucalyptus Leaf untuk Bronkitis

Eucalyptus Leaf (Eucalyptus globulus) untuk Bronkitis, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Ekstrak Daun Eucalyptus globulus pada Bronkitis Akut: Sebuah Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 studi dengan total 1.560 pasien dewasa dengan bronkitis akut
    Dosis/Durasi:
    200 mg cineole 3 kali sehari selama 7–10 hari
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa pemberian cineole (kandungan utama eucalyptus) secara signifikan mengurangi frekuensi batuk dan memperbaiki gejala bronkitis akut dibandingkan plasebo. Efek samping yang dilaporkan ringan dan jarang terjadi.
  2. Efek Cineole (Eucalyptol) pada Pasien dengan Bronkitis Akut: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2007
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    320 pasien dewasa (usia 18–75 tahun) dengan diagnosis bronkitis akut
    Dosis/Durasi:
    200 mg cineole 3 kali sehari selama 10 hari
    Temuan:
    Cineole secara signifikan menurunkan skor gejala batuk, nyeri tenggorokan, dan produksi sputum dalam 4 hari pengobatan. Perbaikan klinis lebih cepat dibandingkan plasebo dengan tolerabilitas yang baik.
  3. Tinjauan Sistematis Penggunaan Minyak Eucalyptus pada Infeksi Saluran Pernapasan Atas dan Bronkitis

    Tahun:
    2013
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    12 studi klinis (RCT dan observasional) dengan total 1.800 pasien
    Dosis/Durasi:
    Beragam, umumnya 200–300 mg ekstrak kering per hari selama 5–14 hari
    Temuan:
    Bukti menunjukkan bahwa Eucalyptus globulus efektif sebagai ekspektoran dan anti-inflamasi pada bronkitis, terutama dalam mengurangi frekuensi batuk. Namun, kualitas studi bervariasi sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain yang ketat.
  4. Pengaruh Inhalasi Minyak Esensial Daun Eucalyptus globulus terhadap Gejala Bronkitis Kronis: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 pasien dengan bronkitis kronis stabil (usia 40–70 tahun)
    Dosis/Durasi:
    Inhalasi 5 tetes minyak esensial dalam air panas selama 15 menit, 2 kali sehari selama 14 hari
    Temuan:
    Inhalasi uap minyak eucalyptus selama 2 minggu meningkatkan volume ekspirasi paksa detik pertama (FEV1) dan menurunkan frekuensi batuk serta produksi sputum secara signifikan. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  5. Efektivitas dan Keamanan Tablet Eucalyptus globulus pada Bronkitis Akut pada Anak: Uji Klinis Terbuka

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT (open-label)
    Sampel:
    120 anak usia 6–12 tahun dengan bronkitis akut tanpa komplikasi
    Dosis/Durasi:
    100–200 mg ekstrak kering per hari dibagi 2–3 dosis selama 5–7 hari
    Temuan:
    Tablet eucalyptus globulus (disesuaikan berat badan) efektif memperpendek durasi batuk dan demam dibandingkan terapi standar. Kejadian efek samping ringan (mual, sakit perut) setara dengan kelompok kontrol.
  6. Pengaruh Ekstrak Daun Eucalyptus globulus sebagai Terapi Tambahan pada Bronkitis Kronis: Sebuah Studi Acak Plasebo-Terkontrol

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien dengan eksaserbasi akut bronkitis kronis (usia 50–80 tahun)
    Dosis/Durasi:
    300 mg ekstrak kering per hari (3 × 100 mg) selama 14 hari
    Temuan:
    Penambahan ekstrak eucalyptus pada terapi standar mempercepat resolusi eksaserbasi (penurunan skor gejala dalam 7 hari) dan menurunkan kadar C-reactive protein (CRP). Profil keamanan baik tanpa interaksi obat yang bermakna.


Cari: