Sampel:
60 pasien asma persisten ringan (30 ekstrak temulawak, 30 plasebo)
Dosis/Durasi:
250 mg ekstrak (standar 1% kurkumin) dua kali sehari selama 12 minggu
Temuan:
Ekstrak temulawak meningkatkan PEF dan skor kualitas hidup, serta menurunkan frekuensi penggunaan bronkodilator dibandingkan plasebo.