Sampel:
8 studi terkontrol (RCT) dengan total 620 pasien asma (3 studi spesifik melati)
Dosis/Durasi:
Bervariasi antar studi: dosis inhalasi 2-5 tetes/hari selama 2-8 minggu
Temuan:
Aromaterapi minyak atsiri melati secara signifikan meningkatkan FEV1 (MD 8,2%; 95% CI 4,5-11,9) dan menurunkan frekuensi gejala malam hari (RR 0,68; 95% CI 0,51-0,90) dibanding kontrol.