Sambiloto untuk Asam Urat

Sambiloto (Andrographis paniculata) untuk Asam Urat, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Ekstrak Andrographis paniculata terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Serum pada Pasien Hiperurisemia: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien hiperurisemia (30 per kelompok), usia 30-65 tahun
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak A. paniculata 600 mg/hari (standarisasi andrografolid 5%) selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak A. paniculata 600 mg/hari selama 8 minggu menurunkan kadar asam urat serum secara signifikan dibandingkan plasebo. Penurunan rata-rata sebesar 1,8 mg/dL pada kelompok perlakuan.
  2. Meta-Analisis Efek Andrographis paniculata terhadap Kadar Asam Urat dan Inflamasi pada Penderita Gout dan Hiperurisemia

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    10 studi (7 RCT, 3 studi hewan) dengan total 812 subjek
    Dosis/Durasi:
    Rentang dosis 300-900 mg/hari ekstrak (2-8 minggu) pada studi manusia; 100-200 mg/kg BB pada hewan
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa A. paniculata secara signifikan menurunkan kadar asam urat serum (SMD = -1,24) dan marker inflamasi seperti CRP dan TNF-α. Efek samping ringan dan jarang dilaporkan.
  3. Efek Antihiperurisemia dan Nefroprotektif Andrographis paniculata pada Tikus Hiperurisemia

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan, dibagi 5 kelompok (kontrol normal, kontrol hiperurisemia, 3 dosis A. paniculata)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol A. paniculata dosis 100, 200, 400 mg/kg BB/hari per oral selama 14 hari
    Temuan:
    Ekstrak A. paniculata dosis 200 mg/kg BB menurunkan asam urat serum setara dengan allopurinol dosis 10 mg/kg, serta memperbaiki kerusakan histologi ginjal. Aktivitas inhibisi xantin oksidase terdeteksi secara in vitro dan in vivo.
  4. Aktivitas Inhibisi Xantin Oksidase oleh Andrografolid dari Andrographis paniculata secara In Vitro

    Tahun:
    2012
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Enzim xantin oksidase komersial (bovine milk), andrografolid murni konsentrasi 1-100 μM
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi andrografolid 1-100 μM, inkubasi 30 menit pada suhu 37°C
    Temuan:
    Andrografolid menghambat xantin oksidase secara kompetitif dengan IC50 8,2 μM, lebih kuat dibandingkan allopurinol (IC50 12,5 μM) pada kondisi uji. Mekanisme inhibisi melibatkan interaksi dengan sisi aktif enzim.
  5. Tinjauan Sistematis Peran Andrographis paniculata pada Gout dan Hiperurisemia: Studi Praklinis dan Klinis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    22 artikel (8 studi klinis, 14 studi hewan/in vitro) yang memenuhi kriteria inklusi
    Dosis/Durasi:
    Beragam, pada studi manusia 300-900 mg/hari ekstrak selama 4-12 minggu; pada hewan 50-400 mg/kg BB
    Temuan:
    Bukti dari studi hewan dan klinis awal menunjukkan A. paniculata berpotensi sebagai agen penurun asam urat dengan mekanisme inhibisi xantin oksidase dan efek antiinflamasi. Namun, uji klinis skala besar masih diperlukan untuk memastikan efikasi dan keamanan jangka panjang.
  6. Uji Klinis Andrografolid pada Pasien Gout: Efek terhadap Asam Urat dan Sitokin Inflamasi

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 pasien gout akut (20 andrografolid, 20 plasebo), usia 40-70 tahun
    Dosis/Durasi:
    Andrografolid 100 mg/hari (dalam bentuk kapsul) selama 4 minggu
    Temuan:
    Andrografolid 100 mg/hari selama 4 minggu menurunkan kadar asam urat serum sebesar 1,2 mg/dL dan menekan kadar IL-1β dan TNF-α secara signifikan dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.


Cari: