Kunyit untuk Asam Urat

Kunyit (Curcuma longa) untuk Asam Urat, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Kurkumin terhadap Kadar Asam Urat Serum: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    Meta-analisis dari 8 uji klinis acak dengan total 568 partisipan (pasien hiperurisemia atau gout)
    Dosis/Durasi:
    Dosis berkisar 250–1000 mg/hari selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kurkumin secara signifikan menurunkan kadar asam urat serum dibandingkan plasebo. Efek ini lebih nyata pada dosis tinggi (≥500 mg/hari) dan durasi ≥8 minggu.
  2. Efek Suplementasi Kurkumin terhadap Kadar Asam Urat dan Penanda Inflamasi pada Pasien Gout: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien gout pria dan wanita, usia 30–65 tahun, dengan serangan gout akut atau kronis
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin (dengan piperin 5 mg) dua kali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Kurkumin 500 mg dua kali sehari selama 8 minggu menurunkan kadar asam urat serum sebesar 1,2 mg/dL dan mengurangi nyeri sendi serta kadar CRP. Efeknya setara dengan allopurinol dosis rendah.
  3. Pengaruh Ekstrak Kunyit (Curcuma longa) terhadap Kadar Asam Urat pada Pria Dewasa dengan Hiperurisemia Asimptomatik

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Uji Klinis Pra-eksperimental
    Sampel:
    30 pria dewasa dengan kadar asam urat 7,0–9,0 mg/dL, tanpa gejala gout
    Dosis/Durasi:
    1,5 gram ekstrak kunyit (standar 10% kurkumin) per hari selama 30 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak kunyit 1,5 g/hari (setara 150 mg kurkumin) selama 30 hari menurunkan kadar asam urat rata-rata 0,8 mg/dL. Tidak ada efek samping signifikan.
  4. Tinjauan Sistematis tentang Efek Kurkuminoid pada Hiperurisemia dan Gout: dari Mekanisme hingga Bukti Klinis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    Mengulas 12 studi (7 klinis, 5 hewan) dengan total subjek manusia 412 orang
    Dosis/Durasi:
    Beragam, dosis kurkumin 250–1000 mg/hari selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Kurkuminoid menghambat aktivitas xantin oksidase dan meningkatkan ekskresi asam urat melalui ginjal. Data klinis menunjukkan potensi sebagai terapi adjuvan untuk gout, tetapi diperlukan lebih banyak RCT dengan dosis standar.
  5. Efek Kurkumin terhadap Kadar Asam Urat pada Pasien Gout: Sebuah Uji Klinis Acak dengan Kontrol Plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 pasien gout kronis, dibagi menjadi kelompok kurkumin (n=20) dan plasebo (n=20)
    Dosis/Durasi:
    1000 mg kurkumin (dalam bentuk curcuminoid complex) per hari selama 12 minggu
    Temuan:
    Kurkumin 1000 mg/hari selama 12 minggu menurunkan kadar asam urat serum sebesar 1,0 mg/dL dan mengurangi frekuensi serangan gout. Tidak ada perbedaan signifikan pada fungsi ginjal.
  6. Kurkumin sebagai Agen Anti-Gout: Uji Klinis pada Pasien dengan Hiperurisemia dan Osteoartritis

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Uji Klinis Kuasi-eksperimental
    Sampel:
    50 pasien dengan hiperurisemia dan osteoartritis lutut, usia 45–70 tahun
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin (curcuminoid 95%) per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian kurkumin 500 mg/hari selama 8 minggu menurunkan kadar asam urat dan nyeri lutut. Efek anti-inflamasi ditunjukkan dengan penurunan IL-1β dan TNF-α.


Cari: