Kategori: Digestive / Stress
Advertisement
Perilla frutescens, yang dikenal luas sebagai shiso (Jepang) atau perilla, adalah tanaman herba tahunan dari keluarga Lamiaceae (mint). Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan Tenggara, namun kini telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Secara botani, shiso memiliki daun yang lebar dan bergerigi, dengan dua varietas utama: daun hijau (ao-shiso) dan daun ungu kemerahan (aka-shiso). Daunnya kaya akan minyak atsiri yang memberikan aroma unik, mirip campuran basil, mint, dan kayu manis, dengan sedikit rasa pedas. Bunganya kecil, berwarna putih atau ungu, dan muncul di batang terminal. Tanaman ini tumbuh subur di iklim hangat dan sering dibudidayakan di kebun rumah tangga sebagai bumbu dapur.
Nama Lain: Kkaennip (Korea), tía tô (Vietnam), zisu (Tiongkok), beefsteak plant (Inggris), shiso (Jepang)
Zingiber officinale, yang lebih dikenal sebagai jahe, adalah tumbuhan herba tahunan dari famili Zingiberaceae yang berasal dari Asia Tenggara. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah rimpangnya, yang memiliki bentuk gemuk, bercabang, dan berserat dengan aroma khas yang tajam. Tanaman ini tumbuh optimal di daerah tropis dengan curah hujan tinggi dan suhu hangat, biasanya mencapai ketinggian 30–100 cm dengan daun sempit memanjang. Secara botani, jahe berkembang biak secara vegetatif melalui rimpang, bukan biji, sehingga setiap segmen rimpang yang ditanam dapat tumbuh menjadi individu baru. Rimpang jahe mengandung senyawa aktif utama seperti gingerol, shogaol, dan zingeron yang bertanggung jawab atas rasa pedas dan manfaat kesehatannya.
Nama Lain: Halia (Malaysia), Adrak (India), Jiang (China), Shoga (Jepang), Khing (Thailand)
Wolfiporia extensa, yang lebih dikenal sebagai jamur Poria atau Fu Ling dalam pengobatan tradisional Tiongkok, bukanlah tumbuhan sejati melainkan jamur saprofit yang termasuk dalam famili Polyporaceae. Ciri khasnya terletak pada sklerotium—massa miselium padat yang terbentuk di sekitar akar pohon pinus, berwarna cokelat kehitaman di luar dan putih krem di dalam. Jamur ini tidak memiliki tudung atau batang yang menonjol; ia berkembang sebagai jaringan miselium yang menempel pada substrat kayu yang membusuk. Dalam konteks ekologis, W. extensa berperan sebagai dekomposer yang membantu daur ulang nutrisi di hutan konifer, terutama di wilayah Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea.
Nama Lain: Fuling (China), Hoelen (Japan), Baekbokryeong (Korea), Phục linh (Vietnam), Indian bread (United States)
Kulit kayu magnolia, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Hou Po, berasal dari pohon Magnolia officinalis. Tumbuhan ini merupakan pohon deciduous yang dapat tumbuh hingga setinggi 15–20 meter, dengan daun besar berbentuk oval dan bunga harum berwarna putih krem. Bagian yang paling sering digunakan untuk pengobatan adalah kulit batang, cabang, dan akar yang telah dikeringkan. Proses pengolahan tradisional melibatkan fermentasi dan pengeringan untuk mengaktifkan senyawa aktifnya. Magnolia officinalis banyak dibudidayakan di wilayah pegunungan Cina, terutama di provinsi Sichuan, Hubei, dan Zhejiang.
Nama Lain: Hou po (China), koboku (Japan), hoebak (South Korea), hậu phác (Vietnam), magnolia bark (English)
Pinellia ternata (Ban Xia) adalah herba tahunan dari famili Araceae yang berasal dari kawasan Asia Timur, terutama Tiongkok, Jepang, dan Korea. Tumbuh liar di tepi hutan, ladang, maupun tempat lembap dan teduh dengan ketinggian hingga 2.500 meter di atas permukaan laut. Ciri khas botaninya adalah daun majemuk menjari dengan tiga anak daun, tangkai daun yang panjang, serta bunga berupa spadiks yang dilindungi spathe hijau keunguan. Umbi batangnya yang membulat merupakan bagian yang paling bernilai dalam pengobatan tradisional Tiongkok, dan dikenal dengan nama Pinellia ternata sebagai sumber obat utama Ban Xia.
Nama Lain: Banxia (China), hange (Jepang), banha (Korea), crowdipper (Inggris), bán hạ (Vietnam).
- Kampo Formulations for Prescription 2024