Kategori: Metabolic / Tonic
Advertisement
Rehmannia glutinosa, yang lebih dikenal sebagai rehmannia atau Chinese foxglove, adalah tanaman herbal tahunan yang berasal dari Tiongkok dan Korea. Habitat aslinya meliputi lereng bukit dan area terbuka di dataran tinggi, di mana ia tumbuh setinggi 30–60 cm dengan akar tunggang yang tebal dan berdaging. Daunnya berbentuk lonjong dengan tepi bergerigi dan permukaan yang sedikit berbulu, sementara bunganya berbentuk lonceng berwarna ungu kemerahan yang menyerupai bunga foxglove. Tanaman ini telah dibudidayakan secara luas di Asia Timur, terutama karena akarnya yang bernilai tinggi dalam pengobatan tradisional Tiongkok, di mana dikenal sebagai di huang atau sheng di huang (akar mentah) dan shu di huang (akar yang diproses).
Nama Lain: Di Huang (China), Jiō (Japan), Jihwang (South Korea), Địa hoàng (Vietnam), Chinese foxglove (United Kingdom)
Wolfiporia extensa, yang lebih dikenal sebagai jamur Poria atau Fu Ling dalam pengobatan tradisional Tiongkok, bukanlah tumbuhan sejati melainkan jamur saprofit yang termasuk dalam famili Polyporaceae. Ciri khasnya terletak pada sklerotium—massa miselium padat yang terbentuk di sekitar akar pohon pinus, berwarna cokelat kehitaman di luar dan putih krem di dalam. Jamur ini tidak memiliki tudung atau batang yang menonjol; ia berkembang sebagai jaringan miselium yang menempel pada substrat kayu yang membusuk. Dalam konteks ekologis, W. extensa berperan sebagai dekomposer yang membantu daur ulang nutrisi di hutan konifer, terutama di wilayah Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea.
Nama Lain: Fuling (China), Hoelen (Japan), Baekbokryeong (Korea), Phục linh (Vietnam), Indian bread (United States)
Cornus officinalis, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Shan Zhu Yu (山茱萸), adalah semak atau pohon kecil yang gugur daunnya dan termasuk dalam famili Cornaceae. Tumbuhan ini banyak ditemukan di kawasan pegunungan Tiongkok Tengah dan Timur, serta Jepang dan Korea. Buahnya berwarna merah cerah ketika matang, berbentuk lonjong, dan dikeringkan sebelum digunakan sebagai bahan herbal. Dalam praktik TCM, buah ini sering diolah dengan cara dikukus, baik dengan atau tanpa anggur, untuk meningkatkan efek toniknya.
Nama Lain: Sansuyu (Korea), sanshuyu (Jepang), Japanese cornel dogwood (Inggris), Asiatic cornelian cherry (Amerika Serikat), shanzhuyu (Tiongkok).
- Kampo Formulations for Prescription 2024
- Kampo medicine for frailty