Pinellia / Ban Xia

Pinellia ternata
Nama
Pinellia / Ban Xia
Nama Latin/Ilmiah
Pinellia ternata
Famili
Bagian Digunakan
Umbi
Rasa
Pedas
Nama Lain
Banxia (China), hange (Jepang), banha (Korea), crowdipper (Inggris), bán hạ (Vietnam).
Asal
Cina, Jepang, dan Korea.
Kandungan Utama
Alkaloid, saponin, polisakarida, lektin, asam organik, asam amino, sterol, minyak atsiri.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Pinellia / Ban Xia

Pinellia ternata (Ban Xia) adalah herba tahunan dari famili Araceae yang berasal dari kawasan Asia Timur, terutama Tiongkok, Jepang, dan Korea. Tumbuh liar di tepi hutan, ladang, maupun tempat lembap dan teduh dengan ketinggian hingga 2.500 meter di atas permukaan laut. Ciri khas botaninya adalah daun majemuk menjari dengan tiga anak daun, tangkai daun yang panjang, serta bunga berupa spadiks yang dilindungi spathe hijau keunguan. Umbi batangnya yang membulat merupakan bagian yang paling bernilai dalam pengobatan tradisional Tiongkok, dan dikenal dengan nama Pinellia ternata sebagai sumber obat utama Ban Xia.

Baca Lebih Lanjut
Update: 08 Sep 2026 - 21:42:01
 

II. Ciri-ciri Pinellia / Ban Xia

Tanaman ini suka banget tumbuh di tempat yang lembap dan agak teduh, biasanya ditemukan di pinggir sungai, ladang, atau semak-semak. Asalnya dari Asia Timur, dan dia punya siklus hidup musiman yang bakal 'tidur' (dorman) pas cuaca terlalu panas atau kering. Karakteristik/ciri-ciri Pinellia / Ban Xia (Pinellia ternata):

Bagian Ciri-Ciri
Umbi Bentuknya bulat seperti kelereng atau bola kecil dengan warna putih kekuningan di bagian dalam.
Daun Unik banget, bentuknya menjari (seperti terbagi tiga) dengan tangkai daun yang panjang. Kadang di tangkainya muncul tunas kecil (bulbil) buat calon tanaman baru.
Bunga Bentuknya khas keluarga talas-talasan, yaitu tongkol yang dibungkus seludang bunga (spatha) berwarna hijau atau agak kekuningan. Ada bagian memanjang seperti ekor di ujungnya.
Akar Sistem akarnya serabut yang tumbuh dari bagian bawah umbi.
Tinggi Tanaman Relatif pendek, biasanya cuma berkisar antara 15 sampai 30 sentimeter aja.

III. Manfaat Pinellia / Ban Xia

8 Manfaat Pinellia / Ban Xia untuk kesehatan.

  1. Antiemetik (mual dan muntah, terutama mual muntah akibat kemoterapi)

    Total alkaloid Pinellia ternata diduga menghambat reseptor 5-HT3 di area postrema dan memodulasi jalur dopaminergik/vagal; polisakarida dapat mempercepat pengosongan lambung dan menekan kontraksi retrograde usus. Jalur pasti belum terkonfirmasi pada manusia.

    Senyawa Aktif: total alkaloid, homoegomoline, polisakarida PTP
    Tampilkan
  2. Gastroprotektif (gastritis, tukak lambung, mual akibat gangguan mukosa lambung)

    Pinellia ternata polysaccharide (PTP) menekan peroksidasi lipid, meningkatkan enzim antioksidan endogen (SOD, GSH), menghambat sitokin proinflamasi melalui NF-κB, serta memperkuat pertahanan mukosa dengan stimulasi sekresi mukus/PGE2.

    Senyawa Aktif: polisakarida PTP, flavonoid, asam fenolat
    Tampilkan
  3. Anti-inflamasi dan perbaikan penyakit radang usus/kronis (kajian preklinis)

    Ekstrak/polisakarida Pinellia menurunkan aktivasi TLR4/NF-κB dan MAPK; menekan iNOS/COX-2, TNF-α, IL-1β, IL-6; meningkatkan IL-10; menjaga tight junction usus (ZO-1, occludin) sehingga mengurangi permeabilitas usus.

    Senyawa Aktif: polisakarida PTP, cerebrosida, flavonoid/glikosida
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Pinellia / Ban Xia

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Pinellia / Ban Xia.

  1. L-ephedrine

    Golongan: Alkaloid
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Simpatomimetik; Bronkodilator; Pada Beberapa Model Hewan Dilaporkan Memiliki Efek Antiemetik. Bukan Bukti Klinik Spesifik Untuk Pinellia Ternata..
    Tampilkan
  2. Homonojirimycin (HNJ)

    Golongan: Alkaloid polihidroksi piperidin
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Inhibitor α-glukosidase Yang Kuat; Berpotensi Menurunkan Penyerapan Glukosa Postprandial Dan Menjadi Kandidat Antidiabetes..
    Tampilkan
  3. Polisakarida Pinellia ternata (PTP)

    Golongan: Polisakarida
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Imunomodulator; Antiinflamasi; Antiproliferatif Terhadap Beberapa Sel Tumor Pada Penelitian In Vitro Dan Model Hewan..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Pinellia / Ban Xia

Interaksi & Kontraindikasi Pinellia / Ban Xia dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Pinellia yang telah diolah (Jiang Ban Xia atau Fa Ban Xia) sesuai standar

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Pengolahan dengan jahe/alum menurunkan efek iritatif dan toksisitas banxia mentah. Gunakan produk olahan dari sumber terstandar sesuai Farmakope Tiongkok; tidak dianjurkan mengonsumsi rimpang mentah.

  2. Ibu menyusui

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Keamanan banxia pada laktasi belum cukup diteliti. Hindari penggunaan tanpa indikasi medis yang jelas; jika digunakan, gunakan banxia olahan dosis rendah dan jangka pendek atas rekomendasi tenaga kesehatan.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat sedatif/antihistamin generasi pertama (misalnya difenhidramin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Banxia memiliki efek sedasi/antiemetik sentral; kombinasi dapat meningkatkan kantuk dan penurunan koordinasi. Pantau toleransi, hindari mengemudi setelah konsumsi, dan gunakan dosis efektif terendah.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+5)

VI. Efek Samping Pinellia / Ban Xia

Pinellia (Pinellia ternata), yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Ban Xia, adalah tanaman herbal yang sering digunakan untuk meredakan mual, muntah, dan batuk berdahak. Namun, dalam bentuk mentahnya (mentah/unprocessed), tanaman ini sangat beracun karena kandungan kristal kalsium oksalat berbentuk jarum (rafid) serta senyawa alkaloid dan lectin. Efek samping lokal yang paling umum dari konsumsi Ban Xia mentah meliputi iritasi parah pada selaput lendir mulut, tenggorokan, dan lambung, yang dapat menyebabkan sensasi terbakar, pembengkakan pada lidah atau faring, hipersalivasi, serta kesulitan menelan atau berbicara.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Pinellia / Ban Xia

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Pinellia / Ban Xia.

Apa sebenarnya Pinellia ternata atau Ban Xia itu dan untuk apa biasanya digunakan?
Ban Xia adalah rimpang kering dari Pinellia ternata, tumbuhan yang digunakan sebagai obat herbal dalam pengobatan tradisional Tiongkok, terutama untuk melunakkan dahak, meredakan batuk, menghentikan mual/muntah, dan membantu masalah lambung. Namun yang digunakan adalah Pinellia ternata olahan, bukan rimpang mentah. Kandungan fitokimianya meliputi polisakarida, alkaloid, asam organik, asam amino, minyak atsiri, serta senyawa protein lektin dan kalsium oksalat berbentuk jarum. Dalam banyak formula TCM, Ban Xia juga dikombinasikan dengan jahe atau licorice untuk mengurangi iritasinya. Menurut Pharmacopoeia of the People’s Republic of China, penggunaan sebagai dekokta umumnya 3–9 gram per hari dalam bentuk olahan.
Apakah Ban Xia bisa dikonsumsi setiap hari sebagai suplemen atau makanan herbal?
Tidak. Ban Xia bukan bumbu dapur atau suplemen makanan bebas. Ia bersifat obat dan memiliki potensi toksik, sehingga tidak dianjurkan dikonsumsi sembarangan setiap hari. Dosis lazim yang tercantum dalam Pharmacopoeia of the People’s Republic of China adalah 3–9 gram per hari dalam ramuan air atau dekokta, harus berbahan dasar Pinellia olahan dan berada di bawah pengawasan praktisi herbal yang kompeten. Konsumsi jangka panjang tanpa indikasi dan evaluasi klinis tidak disarankan karena kurang data keamanannya.
Mengapa Ban Xia tidak boleh dimakan dalam keadaan mentah?
Rimpang mentah atau Sheng Ban Xia mengandung kalsium oksalat rafida berbentuk jarum dan protein lektin yang sangat mengiritasi mukosa mulut dan saluran pencernaan. Paparan terhadap senyawa ini dapat menyebabkan rasa perih, bengkak pada bibir/lidah, mulut terasa kebas, air liur berlebihan, mual, dan muntah. Proses pengolahan seperti Fa Ban Xia, Qing Ban Xia, atau Jiang Ban Xia dengan bahan seperti jahe, tawas, dan kapur sirih dapat mengurangi iritasi dan toksisitas tersebut. Karena itu monografi Pharmacopoeia of the People’s Republic of China hanya menggunakan bentuk olahan untuk sediaan oral.
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi Ban Xia?
Pada bentuk olahan yang digunakan sesuai dosis, efek samping yang dilaporkan umumnya ringan tetapi bisa berupa gangguan pencernaan seperti mual, nyeri ulu hati, dan diare. Bila digunakan tanpa pengolahan atau dalam dosis berlebihan, dapat timbul iritasi kuat pada rongga mulut dan tenggorokan, pembengkakan lidah/laring, kesulitan menelan, hipersalivasi, muntah, dan nyeri abdomen karena efek kalsium oksalat rafida serta lektin. Reaksi alergi juga mungkin terjadi. Keamanan jangka panjang belum terbukti, sehingga penggunaan berlebih harus dihindari. Rujukan utama mengenai batas pengolahan dan dosis adalah Pharmacopoeia of the People’s Republic of China.
Bolehkah Ban Xia digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Tidak dianjurkan untuk bayi dan anak-anak sebagai pengobatan mandiri. Belum ada penelitian klinis yang memadai untuk menentukan dosis dan keamanan Pinellia ternata pada populasi pediatrik. Selain itu, sistem pencernaan dan imun anak lebih sensitif terhadap senyawa iritan seperti kalsium oksalat rafida dan lektin yang masih mungkin tersisa meskipun telah diolah. Dalam praktik TCM, jika digunakan pada formula anak, harus oleh praktisi herbal anak yang berpengalaman dan hanya jika ada indikasi ketat. Risiko reaksi toksik pada usia ini lebih besar daripada manfaat yang belum terbukti.
Apakah Ban Xia aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Untuk kehamilan, Pinellia ternata umumnya digolongkan sebagai obat yang perlu dihindari atau digunakan dengan sangat hati-hati karena potensi toksisitasnya dan belum adanya bukti keamanan yang kuat. Beberapa literatur TCM tradisional memang menyebutkan formulasi tertentu untuk muntah pada kehamilan, tetapi itu hanya digunakan oleh praktisi profesional dengan dosis dan kombinasi yang ketat. Secara medis modern, ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi Ban Xia tanpa pengawasan profesional karena berisiko pada janin dan belum ada data uji klinis yang memadai. Pada ibu menyusui juga tidak dianjurkan karena keamanannya untuk bayi tidak diketahui. Rekomendasi konservatif ini sesuai dengan prinsip kehati-hatian dalam Pharmacopoeia of the People’s Republic of China dan literatur farmakologi TCM.
Apakah Ban Xia memiliki interaksi dengan obat atau herbal lain?
Ya, dalam sistem TCM terdapat aturan bahwa Ban Xia tidak dicampur dengan herbal dari golongan Aconitum seperti Chuan Wu, Cao Wu, atau Fu Zi. Interaksi ini dikenal dalam doktrin “sembilan belas antagonisme” dan tercatat dalam Chinese Pharmacopoeia dan Chinese Materia Medica. Campuran Ban Xia dengan aconit dapat meningkatkan toksisitas atau menjadikan efeknya tidak terkendali, meskipun masih menjadi perdebatan ilmiah. Untuk obat-obatan modern, data interaksi formal masih terbatas, tetapi karena efeknya dapat menekan mual dan mengubah motilitas lambung, sebaiknya informasikan kepada dokter bila sedang memakai obat antimuntah, obat lambung, atau obat lain yang bekerja pada sistem saraf pusat.
Apa bukti ilmiah di balik manfaat klinis Ban Xia?
Mayoritas bukti farmakologis berasal dari studi preklinis dan hewan. Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak Pinellia ternata memiliki efek antiemetik, antitusif, ekspektoran, antiinflamasi, serta imunomodulator yang diduga terkait dengan polisakarida, alkaloid, dan asam organik di dalamnya. Namun, efektivitas pada manusia belum terkukuhkan melalui uji klinis berskala besar. Oleh karena itu, penggunaan Ban Xia dalam pengobatan klinis saat ini lebih didasarkan pada pengalaman empiris TCM daripada bukti biomedis modern. Ulasan penelitian dalam Journal of Ethnopharmacology juga menekankan bahwa manfaatnya harus dikaji bersama dengan aspek toksisitas dan pengolahan sebelum dapat dianggap sebagai terapi berbasis bukti.

Cornus Fruit / Shan Zhu Yu

Cornus officinalis

Polygala Root / Yuan Zhi

Polygala tenuifolia

Cari: