Advertisement
Gloriosa superba, yang dikenal luas sebagai Kembang Sungsang, adalah tumbuhan memanjat dari famili Colchicaceae yang berasal dari Afrika dan Asia tropis, termasuk Indonesia. Keunikan utamanya terletak pada bunganya yang mencolok, dengan kelopak berwarna merah menyala hingga oranye yang melengkung ke belakang menyerupai lidah api atau mahkota yang terbalik, sehingga dijuluki "flame lily" atau "glory lily." Batangnya yang ramping menggunakan sulur pada ujung daun untuk merambat pada vegetasi di sekitarnya, menjadikannya tanaman hias eksotis yang sering dibudidayakan di taman-taman tropis.
Kembang Sungsang biasanya tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau padang rumput. Tanaman ini suka tempat yang kena sinar matahari cukup dan punya drainase tanah yang baik. Dia tipe tanaman merambat yang pakai sulur untuk 'memanjat' tanaman di sekitarnya. Karakteristik/ciri-ciri Kembang Sungsang (Gloriosa superba):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Punya rimpang (tuber) berbentuk huruf V atau L yang berisi cadangan makanan. |
| Batang | Batang utamanya lunak, bisa memanjang sampai beberapa meter, dan bersifat memanjat. |
| Daun | Bentuknya lanset memanjang dengan ujung yang berubah jadi sulur (tendril) buat pegangan merambat. |
| Bunga | Bentuknya unik seperti nyala api (flame lily), kelopaknya melengkung ke belakang dengan tepian yang bergelombang. Warnanya gradasi merah, jingga, dan kuning. |
| Buah | Berbentuk kapsul lonjong yang kalau matang bakal pecah dan mengeluarkan biji-biji kecil berwarna merah. |
5 Manfaat Kembang Sungsang untuk kesehatan.
Kolchisin berikatan dengan β-tubulin dan menghambat polimerisasi mikrotubulus, sehingga menekan migrasi neutrofil dan fagositosis. Kolchisin juga menghambat aktivasi kompleks NLRP3 inflammasome, menurunkan produksi IL-1β, serta memodulasi NF-κB dan sekresi TNF-α serta IL-6. Gloriosin dan kolchikosida merupakan alkaloid/glikosida yang juga terkait dengan efek antifagositik pada studi in vitro.
Colchicine menghambat polimerisasi tubulin, mengganggu pembentukan gelendong mitosis, dan menghentikan siklus sel pada fase M, sehingga memicu apoptosis melalui jalur mitokondria: peningkatan rasio Bax/Bcl-2, pelepasan sitokrom c, dan aktivasi kaspase 3/9. Gloriosine dan N-formyl-N-deacetylcolchicine juga dilaporkan memiliki afinitas terhadap tubulin.
Fraksi alkaloid total dan flavonoid dari G. superba merusak integritas membran bakteri dan jamur, mengganggu pompa efluks, serta menghambat sintesis asam nukleat/protein sel mikroba. Sifat lipofilik alkaloid seperti colchicine memudahkan interaksi dengan fosfolipid membran.
Advertisement
6 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kembang Sungsang.
Kembang Sungsang (Gloriosa superba) adalah tanaman hias yang dikenal kaya akan alkaloid beracun, terutama kolkisin (colchicine) dan gloriosine, yang terkandung di seluruh bagian tanaman mulai dari umbi, batang, daun, hingga bunga. Keracunan akibat konsumsi atau kontak dengan tanaman ini dapat memicu berbagai gejala sistemik yang parah, dimulai dari saluran pencernaan berupa rasa terbakar pada mulut dan tenggorokan, mual hebat, muntah, serta diare berdarah yang dapat menyebabkan dehidrasi berat dan ketidakseimbangan elektrolit.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kembang Sungsang.