Frankincense

Boswellia sacra
Nama
Frankincense
Nama Latin/Ilmiah
Boswellia sacra
Bagian Digunakan
Resin (getah)
Rasa
pahit, resinous, sedikit pedas
Nama Lain
Olibanum (Inggris), luban (Oman), levona (Israel), beey (Somalia), kondor (Iran).
Asal
Somalia, Oman, dan Yaman.
Kandungan Utama
Asam boswellat, minyak atsiri, dan polisakarida.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Frankincense

Frankincense atau kemenyan adalah getah aromatik yang dihasilkan oleh pohon Boswellia sacra, tumbuhan asli wilayah kering di Semenanjung Arab, terutama Oman dan Yaman, serta sebagian Afrika Timur. Pohon ini tumbuh di lingkungan berbatu dan gersang yang ekstrem, sering kali berakar di celah-celah batu kapur dengan curah hujan yang sangat minim. Untuk bertahan, Boswellia sacra mengembangkan mekanisme unik: ketika kulit batangnya dilukai, pohon mengeluarkan getah resin berwarna krem kekuningan yang mengeras menjadi butiran kemenyan. Proses penyadapan ini dilakukan secara tradisional dengan membuat sayatan pada batang, dan resin yang dihasilkan kemudian dipanen, dijemur, dan dikategorikan berdasarkan kualitasnya.

Baca Lebih Lanjut
Update: 02 Sep 2026 - 22:02:14
 

II. Ciri-ciri Frankincense

Tumbuh subur di lingkungan yang keras dan kering, biasanya ditemukan di lereng pegunungan berbatu atau tebing kapur di wilayah Oman, Yaman, dan sebagian wilayah Somalia. Tanaman ini sangat tahan kekeringan dan bisa tumbuh di celah-celah batu yang minim tanah. Karakteristik/ciri-ciri Frankincense (Boswellia sacra):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Pohon kecil hingga sedang dengan kulit kayu yang terkelupas seperti kertas.
Batang Memiliki batang yang cenderung bengkok dan bercabang tidak beraturan, permukaannya sering mengelupas dalam lembaran tipis.
Daun Daun majemuk menyirip yang tumbuh berkerumun di ujung cabang, bentuknya lonjong dengan tepi yang agak bergerigi.
Bunga Bunga kecil berwarna putih atau kekuningan yang muncul dalam kelompok (infloresens), memiliki lima kelopak.
Buah Buah kapsul berbentuk seperti tetesan air atau elips yang akan pecah saat matang untuk menyebarkan biji.
Getah Ciri paling ikonik adalah resin (getah) aromatik yang keluar saat batang disayat; getah ini awalnya berwarna seperti susu lalu mengeras menjadi kristal berwarna kuning keemasan atau kecokelatan.

III. Manfaat Frankincense

6 Manfaat Frankincense untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan pereda nyeri sendi pada osteoartritis/artritis

    Asam boswelat, terutama AKBA, menghambat enzim 5-lipooksigenase (5-LOX), sehingga menurunkan sintesis leukotrien proinflamasi (LTB4). Fraksi ini juga menekan aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi TNF-α, IL-1β, IL-6, COX-2 dan MMP-13 pada sinoviosit dan kondrosit, sehingga mengurangi edema sendi dan degradasi kartilago.

    Senyawa Aktif: Acetyl-11-keto-β-boswellic acid (AKBA), 11-keto-β-boswellic acid (KBA), β-boswellic acid
    Tampilkan
  2. Infeksi mikroba (antibakteri dan antifungi)

    Komponen minyak atsiri B. sacra seperti α-pinena, linalool, dan limonena berinteraksi dengan membran lipid sel mikroba, meningkatkan permeabilitas membran, menyebabkan kebocoran ion dan molekul intraseluler, serta menghambat respirasi sel. Senyawa terpenoid juga dapat mengganggu pembentukan biofilm bakteri.

    Senyawa Aktif: α-Pinene, Linalool, Limonen
    Tampilkan
  3. Stres oksidatif dan penyakit terkait radikal bebas

    Senyawa fenolik dan asam boswelat dalam B. sacra mendonorkan elektron untuk menetralkan radikal bebas seperti superoksida dan hidroksil; aktivitas ini diperkuat melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE, peningkatan enzim antioksidan endogen SOD, katalase, dan glutathione peroksidase, serta penghambatan peroksidasi lipid.

    Senyawa Aktif: β-boswellic acid, Asam 11-keto-β-boswelat, Polifenol dari fraksi resin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Frankincense

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Frankincense.

  1. Acetyl-11-keto-β-boswellic acid (AKBA)

    Golongan: Terpenoid - Triterpenoid pentasiklik
    Bagian Tanaman: Oleogum resin
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Melalui Penghambatan 5-lipoksigenase Dan Sintesis Leukotrien; Antiproliferatif Dan Pro-apoptosis Pada Berbagai Lini Sel Tumor In Vitro Dan Model Hewan..
    Tampilkan
  2. 11-keto-β-boswellic acid (KBA)

    Golongan: Terpenoid - Triterpenoid pentasiklik
    Bagian Tanaman: Oleogum resin
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dengan Menghambat 5-lipoksigenase Dan Memodulasi Mediator Inflamasi; Lebih Banyak Digunakan Sebagai Penanda Farmakokinetik Dalam Studi Metabolisme Asam Boswellat..
    Tampilkan
  3. β-Boswellic acid (β-BA)

    Golongan: Terpenoid - Triterpenoid pentasiklik
    Bagian Tanaman: Oleogum resin
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Menghambat Leukosit Elastase Manusia, Serta Memodulasi Jalur Inflamasi; Aktivitasnya Umumnya Lebih Lemah Dibanding AKBA Dan KBA..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Frankincense

Minyak esensial dan ekstrak getah Frankincense (Boswellia sacra) umumnya dianggap aman bila digunakan sesuai petunjuk, namun tetap dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama bila digunakan secara tidak tepat atau berlebihan. Efek samping yang paling umum terjadi pada penggunaan topikal (oles) meliputi iritasi kulit, sensasi terbakar, dan dermatitis kontak alergika, terutama pada individu dengan kulit sensitif atau bila minyak tidak diencerkan dengan minyak pembawa (carrier oil). Reaksi hipersensitivitas ini disebabkan oleh kandungan senyawa aktif seperti asam boswelat dan berbagai monoterpen yang dapat memicu respons imun lokal pada kulit.

Baca Semua Efek Samping

Mecca Balsam

Commiphora gileadensis

Myrrh

Commiphora myrrha

Cari: