| Nama | Shatavari Lacta Tonic |
| Tipe | Obat tradisional cair |
| Kategori | Obat tradisional |
| Sediaan | Botol kaca 100 mL, takaran saji 15 mL |
| BPOM | TR (Kemungkinan) |
Sediaan obat tradisional cair yang memadukan Shatavari, daun katuk, adas, dan jahe untuk mendukung produksi ASI sekaligus menjaga stamina ibu menyusui.
Membantu melancarkan produksi ASI dan menjaga stamina ibu menyusui.
Ibu menyusui usia 22–40 tahun yang mencari alternatif herbal pelancar ASI.
Kompetisi: Sedang
Advertisement
BPOM: TR (Kemungkinan)
| Bahan | Komposisi | Why? |
|---|---|---|
| Ekstrak akar Shatavari (Asparagus racemosus) | 15% | Bahan utama laktagog tradisional untuk mendukung ASI. |
| Madu hutan dari lebah (Apis dorsata) | 15% | Pemanis alami yang turut membantu menjaga energi. |
| Ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) | 10% | Mendukung produksi ASI secara sinergis dengan Shatavari. |
| Gula aren (Arenga pinnata) | 8% | Memberi rasa manis alami khas Indonesia. |
| Ekstrak biji adas (Foeniculum vulgare) | 5% | Membantu melancarkan pencernaan dan ASI. |
| Ekstrak jahe (Zingiber officinale) | 3% | Menghangatkan dan memberi sensasi nyaman. |
| Air murni (Aqua purificata) | 43% | Pelarut utama sediaan cair. |
| Natrium benzoat (Natrii benzoas) | 1% | Pengawet untuk menjaga stabilitas produk. |