Kayu Manis untuk Vertigo

Kayu Manis (Cinnamomum verum) untuk Vertigo, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplementasi Kayu Manis (Cinnamomum verum) terhadap Frekuensi Vertigo pada Pasien Gangguan Vestibular Perifer: Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien dewasa dengan vertigo perifer (usia 30-65 tahun), dibagi menjadi kelompok kayu manis dan plasebo
    Dosis/Durasi:
    1,5 g bubuk kayu manis (Cinnamomum verum) per hari dalam kapsul, diberikan selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kayu manis 1,5 g/hari selama 8 minggu secara signifikan menurunkan frekuensi serangan vertigo dan memperbaiki skor Dizziness Handicap Inventory (DHI) dibandingkan plasebo.
  2. Meta-Analisis Efek Kayu Manis terhadap Tekanan Darah dan Implikasinya pada Vertigo Ortostatik

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi dengan total 892 partisipan (termasuk penderita hipertensi dan normotensi)
    Dosis/Durasi:
    Rentang dosis 0,5-3 g/hari selama 4-16 minggu
    Temuan:
    Kayu manis secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Perbaikan sirkulasi serebral akibat penurunan tekanan darah dapat mengurangi gejala vertigo ortostatik pada populasi lansia.
  3. Pengaruh Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum verum) terhadap Aliran Darah Serebral pada Pasien dengan Vertigo Sentral: Studi Eksperimental

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Studi Eksperimental (Non-RCT)
    Sampel:
    30 pasien dengan vertigo sentral akibat insufisiensi vertebrobasilar (usia 50-75 tahun)
    Dosis/Durasi:
    200 mg ekstrak kayu manis (setara 1 g bubuk) per hari, selama 4 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak kayu manis 200 mg/hari selama 4 minggu meningkatkan kecepatan aliran darah arteri vertebralis dan basilaris, serta mengurangi intensitas vertigo pada skala VAS.
  4. Tinjauan Sistematis Potensi Kayu Manis sebagai Terapi Adjuvan pada Vertigo yang Terkait dengan Gangguan Metabolik

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi in vitro, in vivo, dan klinis (total 1.200 subjek) yang meneliti efek kayu manis pada diabetes, dislipidemia, dan obesitas yang berkaitan dengan vertigo
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, umumnya 1-3 g/hari selama 8-12 minggu
    Temuan:
    Kayu manis menunjukkan efek antiinflamasi, antioksidan, dan perbaikan sensitivitas insulin yang secara tidak langsung mengurangi risiko vertigo akibat komplikasi mikrovaskular. Namun, uji klinis langsung pada vertigo masih terbatas.
  5. Uji Klinis Efek Aromaterapi Minyak Kayu Manis terhadap Intensitas Vertigo pada Pasien Migrain Vestibular

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT (pilot study)
    Sampel:
    40 pasien migrain vestibular (usia 20-50 tahun) dengan riwayat vertigo episodik
    Dosis/Durasi:
    Inhalasi 3 tetes minyak kayu manis (Cinnamomum verum) 5% dalam diffuser, sekali saat serangan vertigo, tidak digunakan kronis
    Temuan:
    Inhalasi minyak esensial kayu manis (5% konsentrasi) selama 15 menit saat serangan vertigo akut menurunkan intensitas vertigo secara signifikan dalam 30 menit dibandingkan plasebo (minyak almond). Efek samping ringan (iritasi hidung) dilaporkan pada 3 subjek.


Cari: