Sampel:
30 mencit BALB/c jantan, dibagi 5 kelompok (kontrol, infeksi, tiga dosis ekstrak)
Dosis/Durasi:
Dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB per oral, sekali sehari selama 30 hari
Temuan:
Pemberian ekstrak air biji ketumbar dosis 200 mg/kgBB selama 30 hari meningkatkan kadar IFN-γ dan TNF-α secara signifikan, serta menurunkan jumlah koloni bakteri di paru. Efek imunomodulator sebanding dengan dosis rendah rifampisin.