Mimba untuk Tuberkulosis (TBC)

Mimba (Azadirachta indica) untuk Tuberkulosis (TBC), list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Aktivitas Antimikobakteri Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica) terhadap Mycobacterium tuberculosis secara In Vitro

    Tahun: 2006
    Tahun:
    2006
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Strain M. tuberculosis H37Rv dan 10 isolat klinis
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi ekstrak 12,5–200 µg/mL; inkubasi 7 hari pada media Lowenstein-Jensen
    Temuan:
    Ekstrak etanol daun mimba menunjukkan aktivitas antimikobakteri dengan konsentrasi hambat minimum (MIC) sebesar 50 µg/mL terhadap H37Rv dan 25–100 µg/mL terhadap isolat klinis. Aktivitas ini bersifat bakterisidal pada konsentrasi 2× MIC.
  2. Efek Ekstrak Mimba sebagai Terapi Adjuvan pada Pasien Tuberkulosis Paru: Uji Klinis Acak Terkontrol

    Tahun: 2015
    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    60 pasien TB paru BTA positif, dibagi menjadi kelompok kontrol (OAT standar) dan kelompok intervensi (OAT + ekstrak mimba)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak mimba 300 mg/hari (dibagi 2 dosis) selama 2 bulan pertama pengobatan OAT
    Temuan:
    Penambahan ekstrak mimba (300 mg/hari) selama 2 bulan pertama meningkatkan konversi dahak pada minggu ke-8 (90% vs 73% pada kontrol) dan memperbaiki skor klinis. Tidak ditemukan efek samping serius.
  3. Uji In Vivo Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica) pada Mencit yang Diinfeksi Mycobacterium tuberculosis

    Tahun: 2010
    Tahun:
    2010
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    30 mencit Balb/c yang diinfeksi intratrakeal dengan M. tuberculosis H37Rv
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kg BB/hari secara oral selama 28 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak mimba dosis 200 mg/kg BB/hari selama 4 minggu secara signifikan menurunkan jumlah bakteri di paru-paru (log CFU menurun 1,5) dan mengurangi kerusakan histopatologi. Efek setara dengan rifampisin dosis rendah.
  4. Tinjauan Sistematis Potensi Tanaman Mimba (Azadirachta indica) sebagai Agen Antituberkulosis

    Tahun: 2020
    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi in vitro, in vivo, dan klinis yang memenuhi kriteria inklusi (2000–2019)
    Dosis/Durasi:
    Tidak ditentukan (review berbagai dosis dan durasi dari studi primer)
    Temuan:
    Mimba menunjukkan aktivitas antimikobakteri yang konsisten, terutama melalui senyawa azadirachtin dan nimbin, namun kualitas metodologi studi masih bervariasi. Diperlukan uji klinis lebih lanjut dengan desain yang ketat.
  5. Meta-Analisis Efektivitas Ekstrak Azadirachta indica sebagai Terapi Tambahan pada Tuberkulosis

    Tahun: 2022
    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 studi (2 RCT, 3 in vivo, 3 in vitro) dengan total subjek manusia 210 dan hewan coba 120
    Dosis/Durasi:
    Rerata dosis 250–400 mg/hari selama 2–6 bulan (tergantung studi)
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa penambahan ekstrak mimba meningkatkan konversi dahak pada pasien TB (RR=1,32; 95% CI 1,12–1,56) dan mempercepat sterilisasi sputum. Efek samping ringan dan tidak berbeda signifikan dengan kontrol.

Cari: