Eucalyptus Leaf untuk Pneumonia

Eucalyptus Leaf (Eucalyptus globulus) untuk Pneumonia, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Inhalasi Minyak Atsiri Daun Eucalyptus (Eucalyptus globulus) sebagai Terapi Adjuvan pada Pasien Pneumonia Komunitas: Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien dewasa dengan pneumonia komunitas derajat ringan-sedang
    Dosis/Durasi:
    0,5 mL minyak esensial dalam 200 mL air panas, dihirup selama 15 menit, 3 kali sehari selama 7 hari
    Temuan:
    Inhalasi minyak atsiri Eucalyptus 3 kali sehari selama 7 hari mempercepat perbaikan gejala batuk dan sesak napas serta mengurangi durasi penggunaan antibiotik dibandingkan plasebo.
  2. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Eucalyptus globulus terhadap Streptococcus pneumoniae dan Klebsiella pneumoniae secara In Vitro

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Studi laboratorium
    Sampel:
    Isolat klinis Streptococcus pneumoniae (n=10) dan Klebsiella pneumoniae (n=10)
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi ekstrak 0,1-10 mg/mL, inkubasi 24 jam pada suhu 37°C
    Temuan:
    Ekstrak etanol daun Eucalyptus globulus menunjukkan zona hambat yang signifikan dengan nilai MIC 0,5-1 mg/mL terhadap kedua bakteri penyebab pneumonia.
  3. Efek Protektif Ekstrak Daun Eucalyptus globulus pada Model Tikus Pneumonia yang Diinduksi Lipopolisakarida

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Studi hewan
    Sampel:
    40 tikus Wistar jantan, dibagi menjadi 4 kelompok (kontrol, induksi LPS, dan tiga dosis ekstrak)
    Dosis/Durasi:
    100, 200, dan 400 mg/kg BB oral sekali sehari selama 7 hari; induksi LPS pada hari ke-4
    Temuan:
    Pemberian ekstrak daun Eucalyptus globulus dosis 200 mg/kg BB secara oral menurunkan kadar TNF-α dan IL-6 serta memperbaiki gambaran histopatologi paru pada tikus pneumonia.
  4. Meta-Analisis Efektivitas 1,8-Cineole (Eucalyptol) pada Infeksi Saluran Pernapasan Akut Termasuk Pneumonia

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    12 uji klinis acak terkontrol dengan total 1.500 pasien (termasuk subkelompok pneumonia)
    Dosis/Durasi:
    Kapsul 200 mg 1,8-cineole, 3 kali sehari, selama 7-14 hari
    Temuan:
    Penggunaan 1,8-cineole oral dosis 200 mg tiga kali sehari dikaitkan dengan penurunan durasi gejala pernapasan dan frekuensi eksaserbasi pada pasien infeksi saluran napas akut termasuk pneumonia.
  5. Uji Klinis Fase II Penggunaan Kapsul Minyak Eucalyptus sebagai Terapi Tambahan pada Pneumonia Anak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT fase II
    Sampel:
    80 anak usia 2-12 tahun dengan pneumonia rawat inap
    Dosis/Durasi:
    Kapsul 100 mg minyak Eucalyptus, 2 kali sehari, selama 5 hari
    Temuan:
    Kelompok yang mendapat kapsul minyak Eucalyptus 100 mg dua kali sehari menunjukkan perbaikan saturasi oksigen lebih cepat dan lama rawat inap lebih pendek dibandingkan plasebo.
  6. Systematic Review: Peran Ekstrak Daun Eucalyptus dalam Pengelolaan Pneumonia pada Dewasa

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    8 studi (3 RCT, 2 studi hewan, 3 studi in vitro)
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi: ekstrak oral 200-400 mg/hari atau inhalasi 0,5-1 mL minyak esensial, durasi 5-14 hari
    Temuan:
    Bukti terbatas namun menjanjikan menunjukkan bahwa ekstrak daun Eucalyptus dapat berperan sebagai adjuvan antiinflamasi dan antimikroba pada pneumonia, meskipun diperlukan lebih banyak uji klinis.


Cari: