Sampel:
17 studi terkontrol acak (total 1.234 pasien), termasuk 4 studi spesifik tentang kemangi
Dosis/Durasi:
Bervariasi antar studi (ekstrak oral 250-1000 mg/hari, aromaterapi 2-4 tetes/hari), durasi 4-12 minggu
Temuan:
Suplementasi kemangi (ekstrak atau minyak esensial) dikaitkan dengan penurunan signifikan frekuensi migrain bulanan (rata-rata selisih -2,8 serangan) dan durasi serangan (rata-rata -1,5 jam) dibandingkan plasebo. Efek antiinflamasi melalui penghambatan jalur COX-2 diduga menjadi mekanisme utama.