Sampel:
23 studi in vitro, in vivo, dan klinis yang memenuhi kriteria inklusi
Dosis/Durasi:
Bervariasi antar studi (50–400 mg/kg atau 100–500 μg/mL)
Temuan:
Sebagian besar studi menunjukkan bahwa polisakarida Lycium barbarum memiliki efek antiproliferatif dan pro-apoptosis pada sel kanker, termasuk melanoma. Mekanisme utama melibatkan modulasi jalur NF-κB dan MAPK.