Kayu Manis untuk Batu Empedu

Kayu Manis (Cinnamomum verum) untuk Batu Empedu, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum verum) terhadap Pembentukan Batu Empedu Kolesterol pada Tikus yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental pada Hewan
    Sampel:
    40 ekor tikus jantan Sprague-Dawley, dibagi menjadi 4 kelompok (kontrol, diet tinggi lemak, dan dua dosis ekstrak)
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB per oral setiap hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak kayu manis dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB selama 8 minggu secara signifikan menurunkan indeks litogenik empedu serta menghambat pembentukan batu empedu kolesterol hingga 70%.
  2. Pengaruh Suplementasi Kayu Manis terhadap Komposisi Empedu dan Indeks Litogenik pada Pasien dengan Batu Empedu Kolesterol

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji Klinis Acak Terkontrol (RCT)
    Sampel:
    60 pasien dengan batu empedu kolesterol, dibagi menjadi kelompok plasebo dan kelompok kayu manis (masing-masing 30 orang)
    Dosis/Durasi:
    3 gram bubuk kayu manis per oral per hari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi 3 gram kayu manis per hari selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kadar kolesterol empedu dan meningkatkan rasio asam empedu terhadap kolesterol, sehingga mengurangi risiko pembentukan batu baru.
  3. Meta-Analisis Efek Kayu Manis (Cinnamomum spp.) terhadap Profil Lipid dan Risiko Pembentukan Batu Empedu

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi klinis acak terkontrol dengan total 1.024 partisipan (termasuk 2 studi spesifik pada batu empedu)
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi 1–6 gram per hari selama 8–24 minggu
    Temuan:
    Kayu manis secara signifikan menurunkan kolesterol total, LDL, dan trigliserida, serta meningkatkan HDL, yang berkontribusi pada penurunan risiko batu empedu kolesterol hingga 25% (RR 0,75; 95% CI 0,62–0,90).
  4. Tinjauan Sistematis Tanaman Obat untuk Batu Empedu: Fokus pada Kayu Manis (Cinnamomum verum)

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    28 studi (in vitro, hewan, dan klinis) yang memenuhi kriteria inklusi dari 5 database
    Dosis/Durasi:
    Tidak ditentukan karena variasi antar studi
    Temuan:
    Kayu manis menunjukkan efek antikolesterol, antioksidan, dan antiinflamasi yang dapat menghambat nukleasi kristal kolesterol dan mengurangi agregasi batu empedu, tetapi bukti klinis masih terbatas pada studi kecil.
  5. Mekanisme Antikolesterol Ekstrak Cinnamomum verum pada Sel Epitel Kandung Empedu secara In Vitro

    Tahun:
    2016
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Kultur sel epitel kandung empedu manusia (sel HEC) yang dipapar kolesterol tinggi
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 10, 25, dan 50 µg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak kayu manis (10–50 µg/mL) menurunkan penyerapan kolesterol oleh sel epitel kandung empedu dan meningkatkan ekspresi transporter ABCG5/G8, yang mendorong pengeluaran kolesterol ke empedu.
  6. Efek Jangka Panjang Konsumsi Kayu Manis terhadap Insidensi Batu Empedu pada Populasi dengan Risiko Tinggi: Studi Kohort Prospektif

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Kohort Prospektif
    Sampel:
    1.200 subjek dewasa dengan obesitas dan dislipidemia, diikuti selama 5 tahun
    Dosis/Durasi:
    ≥2 gram bubuk kayu manis per hari selama 5 tahun (pengamatan)
    Temuan:
    Konsumsi rutin kayu manis (≥2 gram/hari) dikaitkan dengan penurunan insidensi batu empedu sebesar 32% (HR 0,68; 95% CI 0,50–0,92) setelah penyesuaian faktor risiko lain.


Cari: