Kenanga untuk Insomnia

Kenanga (Cananga odorata) untuk Insomnia, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Inhalasi Minyak Atsiri Kenanga terhadap Kualitas Tidur pada Lansia dengan Insomnia

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    60 lansia (usia 65–80 tahun) dengan insomnia ringan hingga sedang
    Dosis/Durasi:
    3 tetes minyak esensial kenanga 100% dalam diffuser, 30 menit sebelum tidur, setiap malam selama 4 minggu
    Temuan:
    Inhalasi minyak kenanga selama 30 menit setiap malam selama 4 minggu secara signifikan meningkatkan skor kualitas tidur (PSQI) dan mengurangi waktu latensi tidur dibandingkan dengan plasebo.
  2. Efek Aromaterapi Kenanga terhadap Kecemasan dan Kualitas Tidur pada Pasien Penyakit Jantung Koroner

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Randomized Clinical Trial
    Sampel:
    80 pasien (usia 40–70 tahun) dengan penyakit jantung koroner yang mengalami gangguan tidur
    Dosis/Durasi:
    5 tetes minyak esensial kenanga dioleskan pada bantal, setiap malam selama 2 minggu
    Temuan:
    Aromaterapi kenanga selama 2 minggu menurunkan skor kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol.
  3. Minyak Atsiri Kenanga sebagai Terapi Komplementer untuk Insomnia: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    8 studi yang memenuhi kriteria (total 420 partisipan)
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, umumnya 2–5 tetes minyak esensial, inhalasi atau topikal, selama 1–4 minggu
    Temuan:
    Tinjauan sistematis menunjukkan bukti awal bahwa aromaterapi kenanga efektif meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi insomnia, namun diperlukan uji klinis lebih lanjut dengan metodologi yang ketat.
  4. Perbandingan Efek Aromaterapi Kenanga dan Lavender terhadap Insomnia pada Wanita Menopause

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    90 wanita menopause (usia 45–60 tahun) dengan insomnia
    Dosis/Durasi:
    4 tetes minyak esensial dalam diffuser, 30 menit setiap malam, selama 4 minggu
    Temuan:
    Kedua aromaterapi sama-sama efektif meningkatkan kualitas tidur, namun kenanga lebih unggul dalam mengurangi waktu latensi tidur dan meningkatkan efisiensi tidur.
  5. Efek Inhalasi Minyak Kenanga terhadap Gelombang Otak dan Kualitas Tidur pada Dewasa Sehat

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Eksperimental dengan desain crossover
    Sampel:
    20 dewasa sehat (usia 20–35 tahun) tanpa gangguan tidur
    Dosis/Durasi:
    2 tetes minyak dalam diffuser, dihirup selama 20 menit, diukur efek langsung
    Temuan:
    Inhalasi kenanga meningkatkan aktivitas gelombang theta di otak dan meningkatkan kualitas tidur subjektif, menunjukkan efek sedatif yang dapat membantu insomnia.


Cari: