Lemon Balm untuk Insomnia

Lemon Balm (Melissa officinalis) untuk Insomnia, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Melissa officinalis terhadap kualitas tidur pada wanita menopause: uji coba acak terkontrol

    Tahun:
    2013
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    100 wanita menopause berusia 50-60 tahun dengan gangguan tidur ringan
    Dosis/Durasi:
    600 mg/hari (2 kapsul 300 mg) selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplemen Melissa officinalis (600 mg/hari) selama 8 minggu secara signifikan meningkatkan kualitas tidur dibandingkan plasebo. Skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) menurun secara bermakna pada kelompok perlakuan.
  2. Kombinasi ekstrak Valeriana officinalis dan Melissa officinalis meningkatkan kualitas tidur pada orang dewasa sehat dengan gangguan tidur ringan: uji coba acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo

    Tahun:
    2010
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    50 orang dewasa sehat (18-60 tahun) dengan skor PSQI >5
    Dosis/Durasi:
    Kombinasi 600 mg valerian + 600 mg lemon balm per hari selama 4 minggu
    Temuan:
    Kombinasi valerian (600 mg) dan lemon balm (600 mg) selama 4 minggu secara signifikan memperbaiki skor PSQI dan mengurangi waktu untuk tertidur. Efek lebih baik dibandingkan plasebo dan tidak ada efek samping berarti.
  3. Tinjauan sistematis dan meta-analisis pengobatan herbal untuk insomnia: bukti dari uji coba acak terkontrol

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    22 studi dengan total 2.135 partisipan, termasuk beberapa studi tentang Melissa officinalis
    Dosis/Durasi:
    Tidak spesifik, berbagai dosis dan durasi dalam studi yang diikutsertakan
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa beberapa herbal termasuk Melissa officinalis memiliki efek positif signifikan terhadap kualitas tidur dibandingkan plasebo. Namun, heterogenitas tinggi dan diperlukan studi lebih lanjut.
  4. Pengaruh Melissa officinalis terhadap kualitas tidur pada pasien insomnia: uji klinis acak

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien (usia 20-60 tahun) dengan insomnia kronis berdasarkan kriteria DSM-IV
    Dosis/Durasi:
    1000 mg/hari (2 x 500 mg) ekstrak etanol 50% selama 6 minggu
    Temuan:
    Pemberian 500 mg ekstrak lemon balm dua kali sehari selama 6 minggu secara signifikan meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kelelahan siang hari. Tidak ada efek samping yang serius.
  5. Efek suplementasi Melissa officinalis terhadap stres dan kualitas tidur pada individu dewasa sehat dengan gangguan tidur ringan: uji coba acak terkontrol

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 orang dewasa sehat (20-55 tahun) dengan keluhan tidur ringan dan stres sedang
    Dosis/Durasi:
    800 mg/hari (2 kapsul 400 mg) ekstrak air-alkohol (4:1) selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi lemon balm (800 mg/hari) selama 8 minggu secara signifikan menurunkan skor stres persepsi dan meningkatkan kualitas tidur. Kadar kortisol saliva juga menurun.
  6. Efektivitas dan keamanan ekstrak Melissa officinalis pada pasien insomnia primer: uji klinis acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    50 pasien (usia 30-65 tahun) dengan diagnosis insomnia primer menurut ICD-10
    Dosis/Durasi:
    600 mg/hari ekstrak standar (setara 1,8 g herba kering) selama 4 minggu
    Temuan:
    Dosis 600 mg/hari ekstrak lemon balm selama 4 minggu memperbaiki efisiensi tidur dan mengurangi waktu laten tidur. Efek serupa dengan golongan benzodiazepin dosis rendah tanpa efek samping ketergantungan.


Cari: