Kunyit untuk Hepatitis B

Kunyit (Curcuma longa) untuk Hepatitis B, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Kurkumin Menghambat Replikasi Virus Hepatitis B dengan Mengaktivasi Jalur cGAS-STING

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Sel HepG2.2.15 yang terinfeksi HBV
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 10–20 µM selama 24–48 jam
    Temuan:
    Kurkumin secara signifikan menurunkan level DNA HBV dan menginduksi respons interferon tipe I melalui aktivasi jalur cGAS-STING. Temuan ini menunjukkan mekanisme antivirus baru dari kurkumin.
  2. Efikasi dan Keamanan Kurkumin pada Pasien Hepatitis B Kronis: Sebuah Uji Klinis Acak Terkontrol

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT (Uji Klinis Acak Terkontrol)
    Sampel:
    80 pasien hepatitis B kronis (40 kurkumin, 40 plasebo)
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin dua kali sehari (total 1000 mg/hari) selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian kurkumin selama 12 minggu secara signifikan menurunkan viral load HBV DNA dan kadar ALT dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  3. Tinjauan Sistematis Peran Kurkumin dalam Terapi Hepatitis B

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi (in vitro, in vivo, dan klinis)
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi, dosis klinis 500–1500 mg/hari
    Temuan:
    Kurkumin menunjukkan efek antivirus langsung terhadap HBV melalui penghambatan replikasi dan efek imunomodulator. Sebagian besar studi mendukung potensi kurkumin sebagai terapi adjuvant.
  4. Efek Hepatoprotektif Kurkumin pada Tikus yang Terinfeksi Virus Hepatitis B

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    40 tikus Sprague-Dawley jantan yang diinduksi HBV
    Dosis/Durasi:
    100 mg/kg berat badan per oral setiap hari selama 4 minggu
    Temuan:
    Kurkumin mengurangi kerusakan hepatoseluler, menurunkan kadar ALT dan AST, serta menekan replikasi HBV di jaringan hati. Efek protektif terkait dengan aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.
  5. Meta-Analisis Efek Kurkumin terhadap Penurunan Viral Load pada Hepatitis B Kronis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    6 uji klinis acak terkontrol dengan total 420 pasien
    Dosis/Durasi:
    Rata-rata dosis 1000 mg/hari selama 8–24 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa kurkumin secara signifikan menurunkan viral load HBV DNA dan meningkatkan respons virologi dibandingkan plasebo atau terapi standar. Efek ini konsisten pada berbagai dosis dan durasi.
  6. Kurkumin sebagai Adjuvan pada Terapi Tenofovir untuk Hepatitis B Kronis: Uji Klinis Fase II

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT (Uji Klinis Fase II)
    Sampel:
    100 pasien hepatitis B kronis yang mendapat tenofovir (50 kurkumin, 50 plasebo)
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin dua kali sehari (total 1000 mg/hari) selama 24 minggu
    Temuan:
    Penambahan kurkumin pada terapi tenofovir menghasilkan penurunan HBV DNA yang lebih cepat dan lebih dalam, serta perbaikan fungsi hati yang lebih baik. Tidak ada peningkatan efek samping.


Cari: