Sampel:
22 studi in vitro, in vivo, dan klinis yang relevan
Dosis/Durasi:
Tidak ditentukan secara seragam (bervariasi antar studi)
Temuan:
Tinjauan sistematis ini menyimpulkan bahwa andrografolid dan ekstrak Sambiloto memiliki aktivitas antivirus terhadap HBV melalui penghambatan replikasi virus dan modulasi imun. Sebagian besar studi menunjukkan efek positif namun dengan variasi dosis dan durasi.