Lidah Buaya untuk Diabetes

Lidah Buaya (Aloe vera) untuk Diabetes, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Suplementasi Aloe Vera terhadap Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Tipe 2: Sebuah Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 studi acak terkontrol dengan total 398 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi antara 100-500 mg/hari ekstrak kering Aloe vera selama 4-12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Aloe vera secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c dibandingkan plasebo. Efek ini konsisten pada berbagai dosis dan durasi pemberian.
  2. Pengaruh Gel Lidah Buaya terhadap Kadar Gula Darah dan Profil Lipid pada Pasien Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    60 pasien diabetes tipe 2 (30 kelompok intervensi, 30 kelompok plasebo)
    Dosis/Durasi:
    300 mg gel kering Aloe vera per hari dalam bentuk kapsul selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian gel lidah buaya selama 8 minggu menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c secara signifikan. Selain itu, profil lipid juga membaik dengan penurunan trigliserida dan LDL.
  3. Tinjauan Sistematis Peran Aloe Vera dalam Manajemen Diabetes Mellitus

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    12 studi klinis (termasuk RCT dan studi kuasi-eksperimental) dengan total 512 subjek
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, umumnya dosis 100-500 mg/hari ekstrak atau 50-100 ml jus selama 4-12 minggu
    Temuan:
    Sebagian besar studi melaporkan efek positif Aloe vera dalam menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Namun, variasi dosis dan durasi menyebabkan heterogenitas hasil.
  4. Efek Jus Aloe Vera terhadap Resistensi Insulin pada Individu Prediabetes: Uji Acak Tersamar Ganda Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Randomized Double-Blind Placebo-Controlled Trial
    Sampel:
    44 individu dengan prediabetes (22 intervensi, 22 plasebo)
    Dosis/Durasi:
    50 ml jus Aloe vera 100% dua kali sehari (total 100 ml/hari) selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi jus Aloe vera selama 8 minggu secara signifikan menurunkan HOMA-IR dan kadar insulin puasa. Tidak ada perubahan signifikan pada glukosa puasa.
  5. Pengaruh Ekstrak Aloe Vera terhadap Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Tipe 2 yang Tidak Terkontrol

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Quasi-Experimental Study
    Sampel:
    40 pasien diabetes tipe 2 dengan HbA1c >7%
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak Aloe vera (standar 10% polisakarida) per hari dalam bentuk kapsul selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Aloe vera selama 12 minggu menurunkan HbA1c sebesar 0,6% secara signifikan. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  6. Meta-Analisis Efek Aloe Vera terhadap Parameter Glikemik pada Diabetes Tipe 2: Data dari Uji Klinis Terbaru

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak terkontrol dengan total 450 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    Dosis berkisar 150-500 mg/hari, durasi 4-16 minggu; dosis optimal ≥300 mg/hari selama ≥8 minggu
    Temuan:
    Aloe vera secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa (rata-rata -20 mg/dL) dan HbA1c (rata-rata -0,4%). Efek ini lebih nyata pada dosis ≥300 mg/hari dan durasi ≥8 minggu.


Cari: