Kayu Manis untuk Diabetes

Kayu Manis (Cinnamomum verum) untuk Diabetes, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Cinnamomum verum (Kayu Manis Ceylon) terhadap Kontrol Glikemik dan Sensitivitas Insulin pada Diabetes Tipe 2: Uji Acak Terkontrol

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    18 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    1 gram bubuk kayu manis per hari selama 4 bulan
    Temuan:
    Suplementasi Cinnamomum verum 1 g/hari selama 4 bulan secara signifikan menurunkan HbA1c dan glukosa darah puasa. Terjadi peningkatan sensitivitas insulin pada kelompok intervensi.
  2. Kayu Manis Memperbaiki Glukosa dan Lipid pada Penderita Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2003
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    60 pasien diabetes tipe 2 (30 laki-laki, 30 perempuan)
    Dosis/Durasi:
    1, 3, atau 6 gram per hari selama 40 hari
    Temuan:
    Konsumsi kayu manis (Cinnamomum cassia) dosis 1, 3, atau 6 g/hari selama 40 hari menurunkan glukosa puasa, trigliserida, dan LDL kolesterol. Efek bertahan hingga 20 hari setelah penghentian suplementasi.
  3. Efek Kayu Manis terhadap Kontrol Glikemik: Meta-Analisis Uji Acak Terkontrol

    Tahun:
    2013
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    10 RCT dengan total 577 pasien diabetes tipe 2 atau prediabetes
    Dosis/Durasi:
    Variasi dosis 1–6 gram per hari selama 4–16 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kayu manis (campuran C. verum dan C. cassia) secara signifikan menurunkan glukosa puasa dan HbA1c. Efek lebih besar pada dosis lebih tinggi dan durasi lebih lama.
  4. Efek Suplementasi Kayu Manis terhadap Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Tipe 2: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    18 RCT dengan total 1.456 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    0,5–6 gram per hari selama 4–16 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kayu manis (terutama C. cassia) secara signifikan menurunkan HbA1c dan glukosa darah puasa. Tidak ada efek signifikan pada insulin atau HOMA-IR.
  5. Ekstrak Kayu Manis Menurunkan Glukosa Darah Puasa dan Meningkatkan Sensitivitas Insulin pada Pasien Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2012
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    66 pasien diabetes tipe 2 (30 intervensi, 36 plasebo)
    Dosis/Durasi:
    120 mg ekstrak kayu manis per hari selama 4 bulan
    Temuan:
    Ekstrak kayu manis (C. cassia) 120 mg/hari selama 4 bulan menurunkan glukosa puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin. Tidak ada efek pada HbA1c.
  6. Kayu Manis dan Diabetes: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    22 studi (termasuk 9 RCT) dengan berbagai jumlah sampel
    Dosis/Durasi:
    Variasi dosis 0,5–6 gram per hari, durasi 4–24 minggu
    Temuan:
    Bukti terbatas mendukung penggunaan kayu manis untuk kontrol glikemik. Beberapa studi menunjukkan penurunan glukosa puasa, namun heterogenitas tinggi dan risiko bias.


Cari: