Kayu Manis untuk Asam Urat

Kayu Manis (Cinnamomum verum) untuk Asam Urat, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Kayu Manis terhadap Kadar Asam Urat Serum: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Uji Acak Terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    6 studi RCT dengan total 342 partisipan dewasa (termasuk pasien diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik)
    Dosis/Durasi:
    1,5–6 g/hari selama 4–16 minggu (rata-rata 3 g/hari selama 8 minggu)
    Temuan:
    Suplementasi kayu manis secara signifikan menurunkan kadar asam urat serum dibandingkan plasebo. Efek ini lebih nyata pada dosis ≥3 g/hari dan durasi ≥8 minggu.
  2. Pengaruh Suplementasi Kayu Manis terhadap Kadar Asam Urat dan Stres Oksidatif pada Pasien Diabetes Tipe 2: Sebuah Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo Ganda

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    44 pasien diabetes tipe 2 (22 kelompok kayu manis, 22 plasebo), usia 40–65 tahun
    Dosis/Durasi:
    3 g/hari (kapsul) selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kayu manis 3 g/hari selama 8 minggu secara signifikan menurunkan kadar asam urat serum dan meningkatkan kapasitas antioksidan total. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  3. Pengaruh Kayu Manis terhadap Kadar Asam Urat Serum dan Tekanan Darah pada Pasien Sindrom Metabolik: Sebuah Uji Klinis Acak Terkontrol

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 pasien sindrom metabolik (20 kelompok kayu manis, 20 plasebo), dewasa 30–60 tahun
    Dosis/Durasi:
    1,5 g/hari (kapsul) selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian kayu manis 1,5 g/hari selama 12 minggu menurunkan kadar asam urat serum dan tekanan darah sistolik secara signifikan. Efek ini berkaitan dengan perbaikan profil metabolik.
  4. Efek Antihiperurisemia Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum verum) pada Tikus Hiperurisemia yang Diinduksi Kalium Oksonat

    Tahun:
    2014
    Tipe:
    Studi Eksperimental (Hewan)
    Sampel:
    30 ekor tikus putih jantan galur Sprague-Dawley, diinduksi hiperurisemia dengan kalium oksonat
    Dosis/Durasi:
    100, 200, dan 400 mg/kgBB/hari secara oral selama 7 hari
    Temuan:
    Ekstrak kayu manis dosis 200–400 mg/kgBB menurunkan kadar asam urat serum secara signifikan melalui inhibisi aktivitas xantin oksidase dan peningkatan ekskresi asam urat urin. Efeknya sebanding dengan allopurinol dosis rendah.
  5. Kayu Manis dan Senyawa Bioaktifnya pada Sindrom Metabolik: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2016
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi (termasuk 5 studi yang melaporkan kadar asam urat) pada manusia dan hewan
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada dosis tunggal; rentang 1–6 g/hari pada manusia, durasi 4–16 minggu
    Temuan:
    Kayu manis (Cinnamomum verum dan Cassia) secara konsisten menunjukkan efek penurun asam urat melalui mekanisme antioksidan dan inhibisi xantin oksidase. Dosis efektif berkisar antara 1–6 g/hari pada manusia.


Cari: