Jintan Hitam untuk Anemia

Jintan Hitam (Nigella sativa) untuk Anemia, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplementasi Minyak Jintan Hitam terhadap Kadar Hemoglobin pada Pasien Anemia Defisiensi Besi: Uji Klinis Acak Terkontrol

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien anemia defisiensi besi (18-65 tahun) yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan plasebo
    Dosis/Durasi:
    2,5 ml minyak Nigella sativa dua kali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian minyak Nigella sativa selama 8 minggu secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin dan feritin serum dibandingkan plasebo. Efek sinergis dengan suplemen besi juga terlihat.
  2. Pengaruh Ekstrak Nigella sativa terhadap Profil Hematologi pada Tikus yang Diinduksi Anemia Hemolitik

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan (200-250 g) yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanolik Nigella sativa 100, 200, dan 400 mg/kg BB/hari secara oral selama 14 hari
    Temuan:
    Ekstrak Nigella sativa dosis 200 mg/kg BB mampu memperbaiki jumlah eritrosit, hematokrit, dan hemoglobin secara signifikan pada tikus anemia hemolitik. Efek protektif terhadap stres oksidatif eritrosit juga diamati.
  3. Tinjauan Sistematis Efek Nigella sativa pada Parameter Hematologi: Bukti dari Uji Klinis dan Studi Hewan

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    22 studi (11 uji klinis dan 11 studi hewan) yang memenuhi kriteria inklusi
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi, dosis umum pada manusia 500-2000 mg/hari, durasi 4-12 minggu
    Temuan:
    Nigella sativa secara konsisten menunjukkan efek peningkatan hemoglobin dan eritrosit pada berbagai kondisi anemia. Efek ini diduga terkait dengan aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi thymoquinone.
  4. Meta-Analisis Pengaruh Suplementasi Nigella sativa terhadap Kadar Hemoglobin dan Feritin pada Pasien Anemia

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 uji klinis acak terkontrol dengan total 478 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Dosis harian setara 500-1000 mg ekstrak Nigella sativa, durasi 6-12 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan peningkatan signifikan kadar hemoglobin (mean difference 0.8 g/dL) dan feritin (mean difference 15 ng/mL) setelah suplementasi Nigella sativa. Efek lebih besar pada subkelompok dengan anemia defisiensi besi.
  5. Efektivitas Bubuk Biji Jintan Hitam terhadap Anemia pada Ibu Hamil: Uji Klinis Acak Terkontrol

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 ibu hamil trimester kedua dengan anemia ringan (Hb 9-11 g/dL) dari puskesmas
    Dosis/Durasi:
    2 gram bubuk Nigella sativa dalam kapsul, dua kali sehari setelah makan, selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian bubuk Nigella sativa 2 g/hari selama 12 minggu meningkatkan hemoglobin secara signifikan (rata-rata peningkatan 1,2 g/dL) dan mengurangi kelelahan. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  6. Suplementasi Nigella sativa sebagai Adjuvan pada Anemia Pasien Hemodialisis: Uji Klinis Terbuka

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Uji Klinis Terbuka
    Sampel:
    45 pasien hemodialisis dengan anemia (Hb <10 g/dL) yang menerima eritropoietin dan besi intravena
    Dosis/Durasi:
    3 ml minyak Nigella sativa (setara 1,5 g biji) dalam kapsul lunak, sekali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Penambahan minyak Nigella sativa 3 ml/hari selama 8 minggu meningkatkan respons eritropoietin, menaikkan Hb 0,9 g/dL lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Kadar feritin juga meningkat.


Cari: