Sampel:
30 ekor tikus putih jantan, dibagi 5 kelompok: kontrol normal, kontrol anemia, dan tiga kelompok perlakuan dosis 100, 200, 400 mg/kg BB
Dosis/Durasi:
100, 200, 400 mg/kg BB per oral selama 14 hari
Temuan:
Pemberian ekstrak andaliman dosis 200 mg/kg BB selama 14 hari meningkatkan kadar hemoglobin secara signifikan (p<0.05) dibandingkan kelompok anemia. Kandungan zat besi dan vitamin C pada andaliman berperan dalam stimulasi eritropoiesis.