Beet Green untuk Anemia

Beet Green (Beta vulgaris) untuk Anemia, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Jus Bit (Beta vulgaris L.) terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur dengan Anemia Defisiensi Besi

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    60 wanita usia 18-35 tahun dengan hemoglobin <12 g/dL, dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol
    Dosis/Durasi:
    250 mL jus bit segar (setara 300 g bit) setiap hari selama 28 hari
    Temuan:
    Konsumsi jus bit selama 4 minggu meningkatkan kadar hemoglobin secara signifikan (rata-rata peningkatan 1,2 g/dL) dibandingkan plasebo. Jus bit juga meningkatkan kadar feritin serum.
  2. Konsumsi Daun Bit (Beta vulgaris var. cicla) sebagai Sumber Zat Besi Nabati: Tinjauan Sistematis terhadap Perbaikan Status Anemia

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi intervensi dan observasional (total 1.200 partisipan) dari Asia, Afrika, dan Eropa
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi, umumnya 100-200 g daun bit matang per hari selama 8-12 minggu
    Temuan:
    Daun bit kaya akan zat besi non-heme dan vitamin C yang meningkatkan absorpsi besi. Tinjauan sistematis ini menyimpulkan bahwa konsumsi daun bit secara teratur dapat menurunkan prevalensi anemia defisiensi besi hingga 30%.
  3. Efek Suplementasi Ekstrak Daun Bit (Beta vulgaris L.) terhadap Profil Hematologi Tikus Anemia yang Diinduksi Fenilhidrazin

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental pada Hewan
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan, dibagi menjadi 5 kelompok (kontrol normal, kontrol anemia, dan tiga dosis ekstrak)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol daun bit dosis 200, 400, dan 600 mg/kgBB/hari selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak daun bit dosis 400 mg/kgBB/hari selama 14 hari meningkatkan kadar hemoglobin, eritrosit, dan hematokrit secara signifikan pada tikus anemia. Efeknya setara dengan suplementasi besi sulfat.
  4. Hubungan Konsumsi Sayuran Berdaun Hijau (Termasuk Daun Bit) dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Atas

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Studi Cross-Sectional
    Sampel:
    200 remaja putri usia 15-18 tahun dari 4 SMA di Jawa Tengah
    Dosis/Durasi:
    Frekuensi konsumsi sayuran hijau ≥3 porsi/minggu (1 porsi = 100 g sayuran matang)
    Temuan:
    Remaja yang mengonsumsi sayuran berdaun hijau, termasuk daun bit, minimal 3 porsi per minggu memiliki risiko anemia 45% lebih rendah dibandingkan yang jarang mengonsumsi. Asupan zat besi dan vitamin C dari sayuran berkorelasi positif dengan kadar hemoglobin.
  5. Efek Jus Bit (Beta vulgaris L.) terhadap Kadar Hemoglobin pada Pasien Anemia Penyakit Ginjal Kronik Stadium 5 yang Menjalani Hemodialisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Uji Klinis Pra-Eksperimental (One Group Pretest-Posttest)
    Sampel:
    30 pasien hemodialisis dengan anemia (Hb <10 g/dL) di RSUD Dr. Soetomo
    Dosis/Durasi:
    200 mL jus bit segar (setara 250 g bit) setiap hari selama 28 hari
    Temuan:
    Pemberian jus bit 200 mL/hari selama 4 minggu meningkatkan kadar hemoglobin rata-rata sebesar 0,8 g/dL dan menurunkan kebutuhan eritropoietin. Efek ini diduga karena kandungan nitrat dan antioksidan bit.
  6. Meta-Analisis: Efektivitas Suplementasi Beta vulgaris (Bit) terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Populasi dengan Anemia

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi (RCT dan quasi-experimental) dengan total 1.850 partisipan dari berbagai negara
    Dosis/Durasi:
    Rata-rata dosis setara 250-500 mL jus bit/hari selama 4-12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi bit (jus, ekstrak, atau daun) secara signifikan meningkatkan hemoglobin dengan efek sedang (SMD 0.64, 95% CI 0.42-0.86). Subgrup analisis menunjukkan efek lebih besar pada dosis ≥250 mL jus/hari selama minimal 4 minggu.
  7. Pengaruh Pemberian Tepung Daun Bit (Beta vulgaris L.) terhadap Kadar Hemoglobin dan Feritin Serum pada Ibu Hamil dengan Anemia Ringan

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    80 ibu hamil trimester II dengan Hb 9-11 g/dL, dibagi menjadi kelompok tepung daun bit dan kelompok suplemen zat besi standar
    Dosis/Durasi:
    15 g tepung daun bit (dilarutkan dalam air) setiap hari selama 56 hari
    Temuan:
    Tepung daun bit 15 g/hari (setara 100 g daun segar) selama 8 minggu meningkatkan hemoglobin setara dengan suplemen besi (peningkatan 1,5 g/dL) dan meningkatkan feritin serum lebih baik. Tidak ada efek samping signifikan.


Cari: