Kunci Pepet

Ginger Lily | Kaempferia rotunda
Nama
Kunci Pepet (Ginger Lily)
Nama Latin/Ilmiah
Kaempferia rotunda
Bagian Digunakan
Rimpang
Rasa
Pedas, pahit
Nama Lain
Tropical resurrection lily (Inggris), bhumi champa (India), Hainan san qi (Cina), wan ngoen (Thailand)
Asal
Kunci pepet (Kaempferia rotunda) berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara; daerah aslinya meliputi India, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Malaysia, Indonesia (Sumatera dan Jawa), Filipina, serta Tiongkok bagian selatan.
Kandungan Utama
Minyak atsiri, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, glikosida.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kunci Pepet

Kaempferia rotunda, yang dikenal sebagai Kunci Pepet, adalah tumbuhan herbal dari famili Zingiberaceae yang tumbuh rendah dengan rimpang pendek dan berdaging. Berbeda dengan jahe pada umumnya, tumbuhan ini memiliki daun yang muncul langsung dari rimpang, berbentuk bundar hingga lanset lebar, dengan permukaan atas hijau dan bawahnya sering keunguan. Rimpangnya yang beraroma khas berwarna kuning pucat di bagian dalam, sementara bunga ungu keputihan muncul sebelum daun, menyerupai bunga saffron. Karena habitusnya yang unik dan adaptif, tanaman ini banyak ditemukan di area teduh, tepi hutan, maupun pekarangan tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Baca Lebih Lanjut
Update: 16 Agu 2026 - 09:53:35
 

II. Manfaat Kunci Pepet

6 Manfaat Kunci Pepet untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri sendi/radang lokal

    Polimetoksiflavon dan crotepoxide menghambat aktivasi NF-κB sehingga menurunkan transkripsi iNOS, COX-2, TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Penurunan produksi nitrit oksida (NO) dan prostaglandin E2 (PGE2) mengurangi vasodilatasi, edema, dan sensitisasi nyeri; metil sinamat juga dapat memodulasi TRPV1/TRPA1.

    Senyawa Aktif: Crotepoxide, 5,7-Dimethoxyflavone, Methyl cinnamate
    Tampilkan
  2. Antioksidan / stres oksidatif

    Flavonoid melepaskan elektron dan menstabilkan radikal bebas; mengaktifkan jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan enzim antioksidan fase II seperti SOD, katalase, dan glutathione peroksidase; menekan peroksidasi lipid dan kadar MDA.

    Senyawa Aktif: 5,7-Dimethoxyflavone, Pinostrobin, Methyl cinnamate
    Tampilkan
  3. Antimikroba dan antifungi

    Minyak atsiri dan fenilpropanoid berikatan dengan membran lipid bakteri/jamur, mengganggu integritas membran, menghambat pompa efluks, serta pada jamur mengganggu stabilitas ergosterol membran.

    Senyawa Aktif: Methyl cinnamate, Benzil Benzoat, Crotepoxide
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


III. Kandungan Kunci Pepet

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kunci Pepet.

  1. Golongan: Benzenoid ester
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Skabisid/akaricidal, Antibakteri, Dan Antijamur Topikal; Digunakan Dalam Pengobatan Skabies Secara Topikal..
    Tampilkan
  2. Benzyl salicylate

    Golongan: Benzenoid ester / fenolik ester
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Aktivitas Antimikroba Lemah Dan Efek Antiinflamasi Ringan Pada Studi In Vitro; Lebih Dikenal Sebagai Komponen Aroma/fiksatif..
    Tampilkan
  3. Golongan: Monoterpenoid oksigenat
    Bagian Tanaman: Rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Mukolitik, Bronkodilator Ringan, Dan Antimikroba..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Efek Samping Kunci Pepet

Kunci Pepet (Kaempferia rotunda) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk berbagai tujuan pengobatan, termasuk masalah pencernaan dan sebagai antiinflamasi. Meskipun sering dianggap aman karena berasal dari bahan alami, konsumsi ekstrak atau bagian tanaman ini dalam dosis yang tidak tepat dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang paling umum dilaporkan berkaitan dengan saluran pencernaan, seperti iritasi lambung, mual, dan rasa tidak nyaman di perut, terutama pada individu dengan lambung yang sensitif atau penderita gastritis.

Baca Semua Efek Samping

Ubi Jalar

Ipomoea batatas

Kapulaga Bulat

Amomum krervanh

Cari: