Advertisement
Echinacea pallida, yang dikenal sebagai coneflower ungu pucat, adalah tanaman herbal tahunan dari keluarga Asteraceae yang berasal dari padang rumput Amerika Utara bagian tengah dan timur. Ciri khasnya yang paling menonjol adalah kelopak bunga ray yang panjang, merunduk, dan berwarna ungu keunguan pucat, mengelilingi kerucut pusat berwarna cokelat gelap. Akar tunggangnya yang dalam dan berwarna gelap menjadi bagian utama yang digunakan dalam pengobatan tradisional, karena mengandung senyawa bioaktif seperti alkamida, asam cichoric, dan polisakarida yang berperan dalam modulasi sistem imun.
Tanaman ini asli dari Amerika Utara. Suka banget sama tempat yang terbuka, padang rumput yang kena banyak sinar matahari, dan tahan banting di tanah yang kering atau berbatu. Karakteristik/ciri-ciri Echinacea Pallida (Echinacea pallida):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tinggi Tanaman | Bisa tumbuh sampai sekitar 60-90 cm, batangnya tegak dan kadang ada bulu-bulu halus. |
| Akar | Punya akar tunggang yang panjang, tebal, dan warnanya gelap, sering disebut sebagai akar 'pale purple coneflower'. |
| Daun | Bentuknya memanjang kayak tombak atau pita (lanset), punya tekstur agak kasar dengan bulu halus, dan warnanya hijau agak kusam. |
| Bunga | Bentuknya khas seperti kerucut di tengah (dikelilingi kelopak). Kelopaknya panjang, ramping, terkulai ke bawah (jatuh), dan warnanya pucat, mulai dari putih sampai merah muda pucat. |
| Pusat Bunga | Bagian tengahnya runcing, keras, dan penuh dengan duri-duri kecil yang warnanya kecokelatan atau kemerahan saat sudah matang. |
5 Manfaat Echinacea Pallida untuk kesehatan.
Akar E. pallida mengandung arabinogalaktan dan glikoprotein yang dapat mengaktifkan fagositosis, respiratory burst, dan jalur sinyal TLR/NF-κB pada makrofag/neutrofil. Echinacoside dan cynarin memberikan efek antioksidan yang membantu melindungi epitel saluran napas dari kerusakan oksidatif selama infeksi. Efek ini bersifat imunomodulator suportif, bukan antivirus langsung.
Polisakarida dan glikoprotein dari akar E. pallida dapat mengaktifkan NADPH oksidase pada granulosit serta memicu produksi sitokin kemotaktik seperti IL-6 dan IL-8 melalui jalur NF-κB/MAPK. Aktivasi ini meningkatkan fagositosis dan kemotaksis makrofag/neutrofil.
Echinacoside dan cynarin menghambat translokasi NF-κB sehingga menurunkan produksi sitokin proinflamasi seperti TNF-α dan IL-1β. Aktivitas antioksidan senyawa fenolik juga mengurangi aktivasi inflamasi yang dipicu oleh radikal bebas.
Advertisement
6 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Echinacea Pallida.
Echinacea pallida adalah tanaman herbal yang sering digunakan sebagai suplemen untuk merangsang sistem kekebalan tubuh, terutama dalam pencegahan dan pengobatan infeksi saluran pernapasan atas seperti flu. Meskipun umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek, konsumsi Echinacea pallida dapat menyebabkan beberapa efek samping ringan pada saluran pencernaan, termasuk mual, muntah, nyeri lambung, dan diare. Reaksi ini biasanya bersifat sementara dan seringkali berkaitan dengan sensitivitas individu terhadap kandungan aktif dalam tanaman tersebut, seperti asam cichoric dan alkamides.