Advertisement
Anemarrhena asphodeloides, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Zhi Mu (知母), adalah tumbuhan herba tahunan dari famili Asparagaceae (sebelumnya diklasifikasikan dalam Liliaceae). Tanaman ini berasal dari Asia Timur, terutama tumbuh liar di daerah beriklim sedang seperti Tiongkok utara, Mongolia, dan Korea. Secara morfologis, akarnya berupa rimpang berdaging yang menjalar di bawah tanah, dengan daun berbentuk pita sempit menyerupai rumput, serta bunga kuning kecil yang tersusun dalam malai tegak. Rimpang inilah yang menjadi bagian utama yang dipanen dan dikeringkan untuk digunakan sebagai obat herbal.
Tanaman ini asli dari wilayah Asia Timur seperti Tiongkok, Korea, dan Mongolia. Biasanya tumbuh subur di lereng bukit yang kering, padang rumput, serta area berbatu yang mendapatkan banyak sinar matahari. Tanaman ini cukup tahan banting terhadap cuaca dingin. Karakteristik/ciri-ciri Anemarrhena / Zhi Mu (Anemarrhena asphodeloides):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Bagian yang paling berharga. Berupa rimpang (rizoma) yang menjalar, bentuknya agak pipih, berdaging, dan tertutup sisa-sisa daun yang berserat kecokelatan. |
| Batang | Tumbuh tegak dari rimpang, berbentuk ramping dengan ketinggian sekitar 30-80 cm. |
| Daun | Bentuknya panjang seperti pedang (linear), kaku, dan tumbuh berumpun dari pangkal batang. Permukaan daunnya halus dengan guratan-guratan sejajar. |
| Bunga | Muncul dalam bentuk malai yang panjang di ujung batang. Bunganya kecil-kecil, berwarna putih kekuningan atau sedikit ungu, dan mekar secara berurutan dari bawah ke atas. |
| Buah Dan Biji | Buahnya berbentuk kapsul oval yang berisi biji-biji kecil berwarna hitam. |
7 Manfaat Anemarrhena / Zhi Mu untuk kesehatan.
Ekstrak dan senyawa aktif A. asphodeloides meningkatkan fosforilasi AMPK dan AKT, meningkatkan translokasi GLUT4, serta menurunkan ekspresi enzim glukoneogenik hepatik (PEPCK dan G6Pase). Mangiferin juga menghambat α-glukosidase dan α-amilase sehingga mengurangi penyerapan glukosa dari usus.
A. asphodeloides dan metabolitnya menghambat degradasi IκBα, translokasi NF-κB p65, serta fosforilasi MAPK (ERK1/2, JNK, p38). Hal ini menekan ekspresi TNF-α, IL-6, IL-1β, COX-2, dan iNOS sehingga mengurangi produksi NO dan PGE2.
Timosaponin BII dan mangiferin meningkatkan diferensiasi osteoblas melalui BMP-2/Runx2 dan ALP, menghambat osteoklastogenesis melalui supresi signaling RANKL/NF-κB/MAPK, serta meningkatkan rasio OPG/RANKL.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Anemarrhena / Zhi Mu.
Interaksi & Kontraindikasi Anemarrhena / Zhi Mu dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Anemarrhena asphodeloides (dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Zhi Mu) umumnya dianggap relatif aman bila digunakan sesuai petunjuk tradisional, namun konsumsi atau dosis yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama pada saluran pencernaan. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan pencernaan seperti mual, nyeri lambung, dan diare kronis. Hal ini disebabkan oleh sifat herbal ini yang mendinginkan dan melembabkan, sehingga dapat membebani fungsi limpa dan lambung (Spleet-Stomach Qi deficiency) pada individu dengan konstitusi tubuh yang lemah atau dingin.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Anemarrhena / Zhi Mu.