| Nama | Boneset Active Recovery Jelly |
| Tipe | Jelly drink fungsional |
| Kategori | Makanan |
| Sediaan | Sachet 100 g, aluminium foil inner liner. |
| BPOM | MD (Kemungkinan) |
Jeli siap minum berbahan dasar air, gula kelapa, jahe, madu, dan ekstrak Boneset dengan tekstur lembut. Dikemas dalam sachet tear-and-peel yang mudah dibawa, cocok dikonsumsi setelah aktivitas atau saat tenggorokan terasa kering.
Memberikan energi cepat, melegakan tenggorokan, dan membantu pemulihan setelah aktivitas fisik.
Karyawan, pelajar, dan pengendara yang butuh camilan sehat penyegar.
Kompetisi: Rendah
Advertisement
BPOM: MD (Kemungkinan)
| Bahan | Komposisi | Why? |
|---|---|---|
| Air murni | 38 g/100 g | Pelarut utama agar tekstur jelly lembut dan mudah ditelan. |
| Gula kelapa (Cocos nucifera) | 18 g/100 g | Pemanis alami dengan kandungan mineral untuk energi cepat. |
| Sirup glukosa (Glucosum) | 10 g/100 g | Memberi viskositas dan rasa manis lembut pada jelly. |
| Jus jahe (Zingiber officinale) | 8 g/100 g | Memberi sensasi hangat dan membantu mengurangi peradangan ringan. |
| Madu (Mel depuratum) | 8 g/100 g | Pemanis alami sekaligus menenangkan tenggorokan. |
| Ekstrak herba Boneset (Eupatorium perfoliatum) | 8 g/100 g | Bahan utama fungsional untuk membantu pemulihan dan menjaga daya tahan. |
| Jus lemon (Citrus limon) | 5 g/100 g | Memberi kesegaran asam dan vitamin C alami. |
| Karagenan (Chondrus crispus) | 2 g/100 g | Pembentuk gel yang memberikan tekstur jelly stabil. |
| Pektin apel (Malus domestica) | 1 g/100 g | Membantu stabilitas gel dan serat larut. |
| Minyak peppermint (Mentha piperita) | 0.5 g/100 g | Memberi efek sejuk dan aroma penyegar. |
| Asam sitrat (Acidum citricum) | 0.5 g/100 g | Mengatur pH dan menguatkan rasa asam. |
| Ekstrak stevia (Stevia rebaudiana) | 0.5 g/100 g | Memperkuat rasa manis tanpa tambahan gula berlebih. |
| Garam laut (Natrium chloridum) | 0.4 g/100 g | Meningkatkan rasa dan membantu keseimbangan elektrolit. |
| Natrium benzoat (Natrii benzoas) | 0.1 g/100 g | Pengawet makanan yang mencegah pertumbuhan mikroba. |