小柴胡湯加桔梗石膏

(Shosaikotokakikyosekko)

Kategori: Respiratory


Shosaikotokakikyosekko adalah modifikasi dari Shosaikoto dengan penambahan Platycodon Root (Kikyo) dan Gypsum (Sekko). Formula ini digunakan untuk mengatasi bronkitis, batuk berdahak, dan peradangan saluran pernapasan yang disertai dengan demam. Penambahan Platycodon membantu mengeluarkan dahak, sementara Gypsum membantu menurunkan panas dan peradangan.[citation:1]

Indikasi/Manfaat:

Bronkitis, batuk berdahak, peradangan saluran pernapasan, dan demam.

Bahan Herbal dalam Shosaikotokakikyosekko:

Akar Bupleurum
Bupleurum falcatum
Pinellia ternata
Scutellaria baicalensis
Kurma Cina
Ziziphus jujuba
Panax ginseng
Glycyrrhiza uralensis
Zingiber officinale
Akar Platycodon
Platycodon grandiflorum
Gips
Gypsum fibrosum

Advertisement

Jahe / Ginger

Zingiber officinale
Jahe

Zingiber officinale, yang lebih dikenal sebagai jahe, adalah tumbuhan herba tahunan dari famili Zingiberaceae yang berasal dari Asia Tenggara. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah rimpangnya, yang memiliki bentuk gemuk, bercabang, dan berserat dengan aroma khas yang tajam. Tanaman ini tumbuh optimal di daerah tropis dengan curah hujan tinggi dan suhu hangat, biasanya mencapai ketinggian 30–100 cm dengan daun sempit memanjang. Secara botani, jahe berkembang biak secara vegetatif melalui rimpang, bukan biji, sehingga setiap segmen rimpang yang ditanam dapat tumbuh menjadi individu baru. Rimpang jahe mengandung senyawa aktif utama seperti gingerol, shogaol, dan zingeron yang bertanggung jawab atas rasa pedas dan manfaat kesehatannya.

Nama Lain: Halia (Malaysia), Adrak (India), Jiang (China), Shoga (Jepang), Khing (Thailand)

Ginseng / Asian Ginseng

Panax ginseng
Ginseng

Panax ginseng, yang lebih dikenal sebagai ginseng Asia atau ginseng Korea, merupakan tanaman herbal abadi dari famili Araliaceae yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Tumbuhan asli daerah pegunungan di Korea, Tiongkok timur laut, dan Siberia ini tumbuh lambat dengan akar berdaging yang menyerupai bentuk manusia—itulah asal nama genus Panax, dari bahasa Yunani yang berarti "obat segala penyakit". Akar ginseng mengandung senyawa bioaktif utama yang disebut ginsenosida (atau panaksosida), yang bertanggung jawab atas sebagian besar efek adaptogenik, antioksidan, dan antiinflamasinya. Proses penuaan akar sangat penting; ginseng biasanya dipanen setelah 4–6 tahun pertumbuhan karena konsentrasi ginsenosida mencapai puncak pada usia tersebut.

Nama Lain: Korean ginseng (Korea), Chinese ginseng (China), Ren Shen (China), Insam (Korea), Ninjin (Japan)

Akar Manis Cina / Chinese Licorice

Glycyrrhiza uralensis
Akar Manis Cina

Glycyrrhiza uralensis, yang dikenal luas sebagai Chinese Licorice atau Gan Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal dan berwarna cokelat kekuningan merupakan bagian yang paling bernilai secara medis. Secara morfologi, tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi satu meter, dengan daun majemuk menyirip dan bunga ungu kebiruan yang tersusun dalam tandan. Rasa manis khas dari akar licorice berasal dari senyawa glisirizin yang 50 kali lebih manis daripada gula tebu, menjadikannya salah satu tanaman obat paling ikonik dalam khazanah botanika.

Nama Lain: Gan Cao (China), Kanzo (Japan), Gamcho (South Korea), Ural licorice (Russia), Mongolian licorice (Mongolia)

Huang Qin / Chinese Skullcap

Scutellaria baicalensis

Scutellaria baicalensis, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Huang Qin, adalah tanaman herbal abadi dari famili Lamiaceae. Tanaman ini berasal dari daerah beriklim sedang di Asia Timur, terutama di padang rumput dan lereng berbatu di Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal berwarna kuning kecokelatan menjadi bagian utama yang digunakan dalam ramuan obat. Secara botani, tanaman ini memiliki batang tegak setinggi 30–120 cm, daun lanset tanpa tangkai, dan bunga berwarna biru-ungu yang tersusun dalam tandan terminal. Kandungan senyawa aktif utamanya adalah flavonoid, terutama baicalin, baicalein, dan wogonin, yang memberikan efek farmakologis signifikan.

Nama Lain: Huang Qin (China), Ougon (Japan), Hwanggeum (South Korea), Baikal skullcap (Russia), Chinese skullcap (United States)

Pinellia / Ban Xia

Pinellia ternata

Pinellia ternata (Ban Xia) adalah herba tahunan dari famili Araceae yang berasal dari kawasan Asia Timur, terutama Tiongkok, Jepang, dan Korea. Tumbuh liar di tepi hutan, ladang, maupun tempat lembap dan teduh dengan ketinggian hingga 2.500 meter di atas permukaan laut. Ciri khas botaninya adalah daun majemuk menjari dengan tiga anak daun, tangkai daun yang panjang, serta bunga berupa spadiks yang dilindungi spathe hijau keunguan. Umbi batangnya yang membulat merupakan bagian yang paling bernilai dalam pengobatan tradisional Tiongkok, dan dikenal dengan nama Pinellia ternata sebagai sumber obat utama Ban Xia.

Nama Lain: Banxia (China), hange (Jepang), banha (Korea), crowdipper (Inggris), bán hạ (Vietnam).


Referensi:

  1. Kampo Formulations for Prescription 2024

Shosakuyakuto

Shosakuyakuto

Shoseiryuto

Shoseiryuto

Cari: