Advertisement
Lessertia frutescens, yang lebih dikenal sebagai Sutherlandia atau Cancer Bush, adalah semak perdu asli Afrika Selatan yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Tumbuhan ini termasuk dalam famili Fabaceae dan tumbuh subur di daerah kering serta berbatu. Nama "Cancer Bush" muncul bukan karena kemampuannya menyembuhkan kanker secara langsung, melainkan karena penggunaan tradisionalnya sebagai pendukung pengobatan pasien kanker, terutama untuk mengurangi efek samping kemoterapi dan meningkatkan kualitas hidup.
8 Manfaat Sutherlandia / Cancer Bush untuk kesehatan.
Ekstrak Lessertia frutescens menghambat aksis NF-κB/IκB dan menurunkan ekspresi COX-2/iNOS; L-canavanine, sebagai analog L-arginin, menghambat sintesis NO oleh iNOS; triterpen saponin menekan sekresi TNF-α dan IL-6 pada makrofag.
D-pinitol meningkatkan fosforilasi reseptor insulin dan sinyal PI3K/Akt, sehingga memicu translokasi GLUT4 ke membran sel; menghambat α-glukosidase dan α-amilase di usus; sutherlandiosides diduga memperbaiki sensitivitas insulin.
Flavonoid glikosida (sutherlandins) dan asam fenolat mendonorkan elektron dan menetralkan radikal bebas; mengaktifkan jalur Nrf2/ARE dan meningkatkan aktivitas SOD/katalase/GPx, serta menurunkan MDA.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sutherlandia / Cancer Bush.
Sutherlandia frutescens, yang dikenal secara lokal sebagai Cancer Bush, adalah tanaman herbal tradisional Afrika Selatan yang sering digunakan sebagai pengobatan komplementer untuk kanker, HIV, diabetes, dan kondisi peradangan lainnya. Meskipun secara tradisional dianggap aman untuk penggunaan jangka pendek, konsumsi ekstrak tanaman ini dapat menimbulkan berbagai efek samping gastrointestinal, termasuk mual, muntah, diare, dan sensasi terbakar pada lambung, terutama jika dikonsumsi dalam dosis tinggi atau saat perut kosong. Selain itu, beberapa pasien melaporkan efek samping sistemik seperti mulut kering, pusing, dan perubahan sementara pada tekanan darah atau detak jantung.