Advertisement
Kokum (Garcinia indica) adalah tumbuhan buah tropis yang berasal dari wilayah Ghats Barat di India, khususnya negara bagian Maharashtra, Goa, dan Karnataka. Tanaman ini termasuk dalam famili Clusiaceae dan berkerabat dekat dengan manggis serta asam gelugur. Kokum tumbuh subur di daerah beriklim lembap dengan curah hujan tinggi, dan pohonnya dapat mencapai tinggi hingga 15 meter. Buahnya berbentuk bulat, berwarna hijau saat muda, lalu berubah menjadi ungu kemerahan saat matang. Yang paling bernilai adalah kulit buahnya yang dikeringkan, menghasilkan zat pewarna alami berwarna ungu tua serta senyawa bioaktif seperti asam hidroksisitrat (HCA) dan antosianin.
8 Manfaat Kokum untuk kesehatan.
Garcinol menghambat aktivasi NF-κB melalui stabilisasi IκBα sehingga menurunkan transkripsi COX-2, iNOS, TNF-α dan IL-6. Pada jaringan sendi, garcinol juga menekan ekspresi MMP-9/MMP-13 sehingga mengurangi degradasi kolagen dan proteoglikan.
(-)-Hidroksisitrat menghambat ATP-citrate lyase, sehingga menurunkan asetil-CoA sitosol dan sintesis asam lemak de novo. Garcinol menurunkan ekspresi PPARγ, C/EBPα, SREBP-1c, FAS dan ACC pada preadiposit, sehingga menghambat adipogenesis dan akumulasi trigliserida.
HCA menghambat lipogenesis hepatik dengan menurunkan ketersediaan asetil-CoA dan malonyl-CoA; polifenol mengaktifkan AMPK dan meningkatkan oksidasi asam lemak, sehingga menurunkan trigliserida, kolesterol total dan LDL, serta memperbaiki kadar HDL.
Advertisement
4 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kokum.
Kokum (Garcinia indica) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah moderat sebagai bagian dari makanan tradisional. Namun, konsumsi ekstrak kokum dalam dosis tinggi atau jangka panjang, terutama yang distandarisasi untuk kandungan asam hidroksisitrat (HCA), dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal. Keluhan yang paling sering dilaporkan meliputi mual, gangguan pencernaan ringan, kram perut, dan diare. Hal ini berkaitan dengan sifat keasaman buah serta mekanisme aktif dari senyawa fitokimia di dalamnya yang dapat mengiritasi mukosa lambung pada individu yang sensitif.