Krachai Dam (กระชายดำ)

Temu Hitam | Kaempferia parviflora
 

กระชายดำ

Nama: Krachai Dam (Temu Hitam)
Nama Ilmiah: Kaempferia parviflora
Nama Lain: Black Ginger

Elemen:
Tard Lom, Tard Fai (Angin, Api)

Rasa: Prik, Kem (Pedas, Manis)

Bagian Digunakan: Rimpang

Apa itu Krachai Dam?

Krachai Dam (Temu Hitam) adalah herbal yang sangat dihargai dalam TTM sebagai tonik energi dan vitalitas. Dikenal sebagai "ginseng Thailand", rimpang yang pedas dan manis ini digunakan untuk meningkatkan stamina, melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan performa fisik. Temu Hitam juga ditetapkan sebagai salah satu "Herb of the Year 2025" oleh pemerintah Thailand karena potensinya dalam industri kesehatan dan kebugaran.


Manfaat:

Meningkatkan energi, vitalitas, dan melancarkan peredaran darah

Proses:

Rimpang digunakan secara tradisional sebagai tonik untuk meningkatkan energi, vitalitas, dan stamina. Juga digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, perut kembung, dan sebagai afrodisiak. Dalam pengobatan tradisional, dikenal sebagai "ginseng Thailand".

Rimpang dikeringkan dan digiling menjadi bubuk, diseduh sebagai teh, atau dikonsumsi dalam bentuk kapsul ekstrak.

Dosis:

500-1000 mg ekstrak kering per hari, atau 1-2 gram bubuk rimpang diseduh sebagai teh.

Advertisement

Kontraindikasi:

Umumnya aman dikonsumsi. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan detak jantung atau tekanan darah. Hindari pada ibu hamil dan penderita gangguan jantung.

Riset Modern:

Penelitian modern mengkonfirmasi efek antioksidan, anti-inflamasi, dan peningkat sirkulasi darah dari senyawa methoxyflavonoid. Terbukti meningkatkan aliran darah perifer dan memiliki potensi dalam mengurangi lemak perut [citation:6]. Memiliki nilai penggunaan 0.51 dalam studi etnobotani [citation:3][citation:4].

Referensi:

  1. ["Journal of Ethnopharmacology (2021)", "Thai Medicinal Plant Database (2022)", "Herb of the Year 2025 - Thailand"]

Advertisement


Phlai

ไพล

Phak Krachet

ผักกระเฉด

Cari: