Krachai Dam / Black Ginger

Kaempferia parviflora
Nama
Krachai Dam / Black Ginger
Nama Latin/Ilmiah
Kaempferia parviflora

Advertisement


I. Ciri-ciri Krachai Dam / Black Ginger

Tanaman ini asli dari Asia Tenggara, khususnya Thailand. Suka banget tumbuh di area hutan yang teduh dengan tanah yang subur, lembap, tapi tetap punya drainase yang baik supaya rimpangnya nggak gampang busuk. Karakteristik/ciri-ciri Krachai Dam / Black Ginger (Kaempferia parviflora):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Dan Rimpang Bentuknya mirip jempol atau jari yang saling menyambung. Bagian dalamnya punya warna khas ungu gelap sampai hitam pekat, makanya disebut Black Ginger.
Batang Tipe batang semu yang sangat pendek, hampir nggak kelihatan karena daunnya langsung tumbuh dari pangkal rimpang di atas permukaan tanah.
Daun Bentuknya oval atau agak bulat telur dengan tekstur yang agak tebal dan halus. Warna daunnya hijau segar dan biasanya tumbuh mendatar atau menempel hampir rata dengan tanah.
Bunga Bunganya cantik banget, biasanya muncul di antara helaian daun. Kelopaknya punya gradasi warna ungu muda sampai putih keunguan dengan bentuk yang elegan.
Ukuran Tanaman Termasuk tanaman yang rendah (pendek), biasanya tinggi total tanamannya cuma berkisar antara 5 sampai 15 cm saja.

II. Efek Samping Krachai Dam / Black Ginger

Krachai Dam atau Jahe Hitam (Kaempferia parviflora) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam dosis yang wajar, namun beberapa penelitian dan uji klinis telah melaporkan adanya efek samping ringan hingga sedang. Efek samping yang paling sering dikeluhkan oleh konsumen meliputi gangguan pencernaan ringan seperti ketidaknyamanan lambung, rasa panas pada ulu hati (heartburn), mual, dan diare. Hal ini berkaitan dengan sifat herbal tersebut yang hangat dan dapat merangsang sekresi asam lambung pada individu yang sensitif.

Baca Semua Efek Samping

Jamur Kuping

Auricularia auricula-judae

Teh

Camellia sinensis

Cari: