Tumbuhan dalam genus Dysphania termasuk dalam keluarga Amaranthaceae, yang dulunya diklasifikasikan di bawah keluarga Chenopodiaceae. Genus ini mencakup berbagai jenis tanaman herba yang tersebar luas di seluruh dunia, terutama di wilayah dengan iklim hangat hingga beriklim sedang. Secara botani, anggota genus ini dikenal memiliki karakteristik daun yang aromatik karena mengandung kelenjar minyak atsiri, serta memiliki bunga kecil yang berkelompok tanpa mahkota bunga yang mencolok.
Dalam sistem klasifikasi ilmiah, Dysphania mencakup banyak spesies yang sebelumnya ditempatkan dalam genus Chenopodium. Perubahan klasifikasi ini dilakukan berdasarkan analisis filogenetik molekuler yang menunjukkan kekerabatan lebih dekat dengan anggota keluarga Amaranthaceae lainnya. Beberapa spesies yang paling terkenal dalam genus ini antara lain Dysphania ambrosioides, yang secara tradisional sering digunakan sebagai tanaman obat karena senyawa aktif yang terkandung di dalamnya.
Kasifikasi ilmiah Genus (Dysphania)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Caryophyllidae |
| Ordo: | Caryophyllales |
| Famili: | Amaranthaceae |
| Subfamili: | Chenopodioideae |
| Tribus: | Dysphanieae |
| Genus: | Dysphania |
Spesies pada Genus (Dysphania):
Advertisement