| Nama | Shatavari Coco Yogurt |
| Tipe | Makanan fermentasi nabati |
| Kategori | Pangan olahan probiotik |
| Sediaan | Cup yogurt 120 g, 4 cup per pack, dengan bahan PP dan aluminium foil. |
| BPOM | MD (Kemungkinan) |
Yogurt plant-based menggunakan kultur bakteri baik untuk memfermentasi santan kelapa, diperkaya ekstrak akar Shatavari dan pisang sebagai pemanis alami. Teksturnya creamy dan rasanya asam-manis tanpa susu sapi, cocok bagi yang intoleran laktosa.
Mendukung keseimbangan mikrobioma usus, membantu kesehatan saluran cerna, dan menunjang kesehatan kewanitaan.
Wanita 25–45 tahun, konsumen vegan/vegetarian, dan mereka yang mencari probiotik non-susu.
Kompetisi: Rendah
Advertisement
BPOM: MD (Kemungkinan)
| Bahan | Komposisi | Why? |
|---|---|---|
| Santan kelapa (Cocos nucifera) | 72% | Basis nabati creamy yang kaya lemak sehat dan cocok untuk fermentasi. |
| Pisang kepok (Musa paradisiaca) | 10% | Memberikan rasa manis alami, tekstur halus, dan kalium. |
| Ekstrak kering akar Shatavari (Asparagus racemosus) | 5% | Bahan aktif utama untuk kesehatan hormonal dan pencernaan wanita. |
| Tepung maizena / pati jagung (Zea mays) | 5% | Menstabilkan tekstur yogurt nabati agar tetap kental. |
| Gula aren (Arenga pinnata) | 3% | Menyempurnakan rasa asam yogurt dengan pemanis rendah glikemik. |
| Kalsium laktat (C₆H₁₀CaO₆) | 2% | Membantu pembentukan gel dan menambah mineral kalsium. |
| Pektin (Citrus aurantium) | 2% | Meningkatkan kekentalan dan mencegah sineresis atau keluarnya air. |
| Kultur probiotik (Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus) | 1% | Bakteri baik untuk fermentasi dan kesehatan mikrobiota usus. |