Kategori: Neurology / Psychiatry
Advertisement
Glycyrrhiza uralensis, yang dikenal luas sebagai Chinese Licorice atau Gan Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal dan berwarna cokelat kekuningan merupakan bagian yang paling bernilai secara medis. Secara morfologi, tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi satu meter, dengan daun majemuk menyirip dan bunga ungu kebiruan yang tersusun dalam tandan. Rasa manis khas dari akar licorice berasal dari senyawa glisirizin yang 50 kali lebih manis daripada gula tebu, menjadikannya salah satu tanaman obat paling ikonik dalam khazanah botanika.
Nama Lain: Gan Cao (China), Kanzo (Japan), Gamcho (South Korea), Ural licorice (Russia), Mongolian licorice (Mongolia)
Wolfiporia extensa, yang lebih dikenal sebagai jamur Poria atau Fu Ling dalam pengobatan tradisional Tiongkok, bukanlah tumbuhan sejati melainkan jamur saprofit yang termasuk dalam famili Polyporaceae. Ciri khasnya terletak pada sklerotium—massa miselium padat yang terbentuk di sekitar akar pohon pinus, berwarna cokelat kehitaman di luar dan putih krem di dalam. Jamur ini tidak memiliki tudung atau batang yang menonjol; ia berkembang sebagai jaringan miselium yang menempel pada substrat kayu yang membusuk. Dalam konteks ekologis, W. extensa berperan sebagai dekomposer yang membantu daur ulang nutrisi di hutan konifer, terutama di wilayah Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea.
Nama Lain: Fuling (China), Hoelen (Japan), Baekbokryeong (Korea), Phục linh (Vietnam), Indian bread (United States)
Uncaria Stem atau yang lebih dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Gou Teng berasal dari tanaman merambat berkayu Uncaria rhynchophylla, anggota famili Rubiaceae yang banyak tumbuh di kawasan Asia Timur dan Tenggara. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa kait atau duri melengkung di sepanjang batangnya, yang justru menjadi bagian paling berharga dalam pengobatan. Batang berkait ini biasanya dipanen, dikeringkan, dan diolah menjadi seduhan atau ekstrak untuk berbagai terapi herbal. Secara botani, ia toleran terhadap lingkungan lembap dan sering ditemukan di dekat aliran sungai atau tepi hutan, menjadikannya salah satu komoditas herbal yang cukup penting dalam farmakope Asia.
Nama Lain: Chotoko (Jepang), gu-deung (Korea), câu đằng (Vietnam), gou teng (Tiongkok)
- Kampo Formulations for Prescription 2024