Tribus Hylocereeae merupakan kelompok tumbuhan dalam keluarga kaktus (Cactaceae) yang secara ilmiah dikenal memiliki ciri khas berupa batang yang cenderung merambat atau memanjat. Tumbuhan dalam kelompok ini umumnya bersifat epifit, yaitu hidup menempel pada pohon lain atau bebatuan, namun mereka bukan parasit karena hanya menggunakan inangnya sebagai tempat bersandar. Secara klasifikasi, tribus ini mencakup beberapa genus populer seperti Hylocereus (yang kini sering diklasifikasikan masuk ke dalam genus Selenicereus), Epiphyllum, dan Disocactus, yang tersebar luas di wilayah tropis benua Amerika.
Karakteristik unik dari anggota tribus Hylocereeae adalah bentuk bunganya yang besar dan sering kali mekar pada malam hari untuk menarik perhatian penyerbuk seperti kelelawar atau ngengat. Dari sisi botani, mereka memiliki batang yang pipih atau berbentuk segitiga dengan duri yang relatif minim dibandingkan kaktus gurun pada umumnya. Selain keindahan bunganya, beberapa spesies dalam kelompok ini juga dikenal menghasilkan buah yang bernilai ekonomi tinggi, seperti buah naga atau pitaya, yang merupakan hasil dari adaptasi evolusioner tumbuhan ini terhadap lingkungan hutan hujan yang lembap.
Kasifikasi ilmiah Tribus (Hylocereeae)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Caryophyllidae |
| Ordo: | Caryophyllales |
| Famili: | Cactaceae |
| Subfamili: | Cactoideae |
| Tribus: | Hylocereeae |
Genus pada Tribus (Hylocereeae):
Advertisement