Subfamili Cactoideae merupakan kelompok tumbuhan terbesar dalam keluarga kaktus (Cactaceae) yang mencakup sebagian besar spesies kaktus yang kita kenal. Secara ilmiah, kelompok ini diklasifikasikan berdasarkan ciri khasnya, yaitu tidak memiliki daun sejati dan tidak memiliki struktur yang disebut glochids atau duri halus berbentuk kail yang biasanya ditemukan pada subfamili Opuntioideae. Mayoritas anggota Cactoideae beradaptasi dengan baik di lingkungan kering melalui batang yang tebal dan sukulen untuk menyimpan air, serta memiliki struktur khusus bernama areola sebagai tempat tumbuhnya duri atau bunga.
Dalam klasifikasi ilmiah, subfamili ini dibagi lagi menjadi beberapa kelompok besar atau tribus, seperti Cacteae, Hylocereeae, dan Notocacteae, yang ditentukan berdasarkan perbedaan bentuk bunga, buah, dan pola pertumbuhan batangnya. Anggota Cactoideae sangat bervariasi, mulai dari kaktus berbentuk bola kecil, kaktus tiang yang tinggi, hingga jenis kaktus epifit yang merambat atau menggantung di pepohonan. Keragaman genetik ini memungkinkan Cactoideae tersebar luas di benua Amerika, mulai dari gurun pasir yang panas hingga hutan tropis yang lembap.
Kasifikasi ilmiah Subfamili (Cactoideae)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Caryophyllidae |
| Ordo: | Caryophyllales |
| Famili: | Cactaceae |
| Subfamili: | Cactoideae |
Tribus pada Subfamili (Cactoideae):
Advertisement