Kategori: Respiratory / Tonic
Advertisement
Panax ginseng, yang lebih dikenal sebagai ginseng Asia atau ginseng Korea, merupakan tanaman herbal abadi dari famili Araliaceae yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Tumbuhan asli daerah pegunungan di Korea, Tiongkok timur laut, dan Siberia ini tumbuh lambat dengan akar berdaging yang menyerupai bentuk manusia—itulah asal nama genus Panax, dari bahasa Yunani yang berarti "obat segala penyakit". Akar ginseng mengandung senyawa bioaktif utama yang disebut ginsenosida (atau panaksosida), yang bertanggung jawab atas sebagian besar efek adaptogenik, antioksidan, dan antiinflamasinya. Proses penuaan akar sangat penting; ginseng biasanya dipanen setelah 4–6 tahun pertumbuhan karena konsentrasi ginsenosida mencapai puncak pada usia tersebut.
Nama Lain: Korean ginseng (Korea), Chinese ginseng (China), Ren Shen (China), Insam (Korea), Ninjin (Japan)
Glycyrrhiza uralensis, yang dikenal luas sebagai Chinese Licorice atau Gan Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal dan berwarna cokelat kekuningan merupakan bagian yang paling bernilai secara medis. Secara morfologi, tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi satu meter, dengan daun majemuk menyirip dan bunga ungu kebiruan yang tersusun dalam tandan. Rasa manis khas dari akar licorice berasal dari senyawa glisirizin yang 50 kali lebih manis daripada gula tebu, menjadikannya salah satu tanaman obat paling ikonik dalam khazanah botanika.
Nama Lain: Gan Cao (China), Kanzo (Japan), Gamcho (South Korea), Ural licorice (Russia), Mongolian licorice (Mongolia)
Scutellaria baicalensis, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Huang Qin, adalah tanaman herbal abadi dari famili Lamiaceae. Tanaman ini berasal dari daerah beriklim sedang di Asia Timur, terutama di padang rumput dan lereng berbatu di Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal berwarna kuning kecokelatan menjadi bagian utama yang digunakan dalam ramuan obat. Secara botani, tanaman ini memiliki batang tegak setinggi 30–120 cm, daun lanset tanpa tangkai, dan bunga berwarna biru-ungu yang tersusun dalam tandan terminal. Kandungan senyawa aktif utamanya adalah flavonoid, terutama baicalin, baicalein, dan wogonin, yang memberikan efek farmakologis signifikan.
Nama Lain: Huang Qin (China), Ougon (Japan), Hwanggeum (South Korea), Baikal skullcap (Russia), Chinese skullcap (United States)
Stemona sessilifolia, yang dikenal luas sebagai Bai Bu atau Stemona Root dalam pengobatan tradisional Asia Timur, merupakan tumbuhan herbal tahunan yang termasuk dalam famili Stemonaceae. Tumbuhan ini berasal dari kawasan Asia Timur dan Tenggara, terutama tumbuh subur di daerah subtropis Tiongkok, Jepang, dan sebagian wilayah Asia Tenggara. Secara botanis, Stemona sessilifolia memiliki ciri khas berupa daun berbentuk oval-lanset dengan ujung meruncing, permukaan daun yang licin, serta bunga kecil berwarna kehijauan yang tumbuh di ketiak daun. Bagian yang paling bernilai secara medis adalah akarnya yang berbentuk silinder keriput, berwarna kekuningan hingga cokelat muda, dengan rasa yang agak pahit dan aroma yang khas.
Nama Lain: Bai Bu (China), Baek Bu (Korea), Hyakubu (Japan), Bách bộ (Vietnam), Stemona root (Inggris)
- Kampo Formulations for Prescription 2024